Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Bakal Cetak Rekor Lagi? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 06/04/2022, 07:32 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada Rabu (6/4/2022), setelah ditutup ditutup di level 7.148,29 atau naik 32,08 poin (0,45 persen) pada IHSG Selasa (5/4/2022).

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, secara teknikal candlestick, IHSG membentuk higher high dan higher low mengindikasikan tren penguatan masih akan berlanjut.

“Penguatan didorong oleh musim rilis kinerja keuangan emiten serta pembagian dividen oleh beberapa emiten. Pegerakan IHSG, juga akan didorong oleh rilis data PMI serta cadangan minyak. Dari global investor akan mencermati perkembangan perjanjian damai Rusia-Ukraina,” kata Dennies dalam rekomendasinya.

Baca juga: Sederet Nama Besar di Balik IPO GoTo, dari SoftBank hingga Alibaba

Dennies memproyeksikan hari ini IHSG akan bergerak resistance di level 7.160 hingga 7.173, support di level 7.097 sampai dengan 7.122.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menjelaskan, setelah IHSG membentuk all time high pada penutupan Selasa, hari ini IHSG diprediksi lanjut menguat dengan target level pisikologis 7.200.

“IHSG membentuk all time high kembali, dengan dorongan net buy investor asing. Penguatan berpotensi berlanjut dengan target level psikologis 7.200, dan cenderung bergerak mixed di kisaran 7.100 hingga 7.200,” jelas William.

Baca juga: Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Adapun rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas:

1. Artha Sekuritas

  • INDY entry level 2.480 – 2.520, TP 2.590 – 2.640, stop loss 2.450
  • ERAA entry level 580 - 600, TP 620 - 640, stop loss 570
  • MNCN entry level 960 - 980, TP 1.010 – 1.030, stop loss 945

2. Pilarmas Investindo

  • ANTM last price 2.670, support 2.600, resistance 2.750
  • TBIG last price 2.940, support 2.870, resistance 3.030
  • INDY last price 2.500, support 2.430, resistance 2.600, TP 2.600, Exit 2.150

3. Panin Sekuritas

  • PTBA rekomendasi buy 3.450 – 3.480, TP 3.620 – 3.760, stop loss <3.280
  • SCMA rekomendasi buy and hold selama harga bertahan di atas 280, TP 300 - 314.
  • UNTR rekomendasi buy on breakout 1.750, TP 2.140 – 2.520, stop loss <1.505.

Baca juga: Sentimen Resesi Bikin Wall Street Merah, Saham-saham Teknologi Rontok

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Mengetahui Faskes BPJS Kita Dimana lewat HP

Cara Mengetahui Faskes BPJS Kita Dimana lewat HP

Whats New
Cara Ganti PIN ATM BCA, Mudah dan Praktis

Cara Ganti PIN ATM BCA, Mudah dan Praktis

Spend Smart
Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Whats New
Catat, Ini Rincian Batas Minimal Nilai UTBK untuk Daftar PKN STAN 2024

Catat, Ini Rincian Batas Minimal Nilai UTBK untuk Daftar PKN STAN 2024

Whats New
Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Whats New
Pemerintah Bayar Kompensasi Listrik ke PLN Rp 17,8 Triliun

Pemerintah Bayar Kompensasi Listrik ke PLN Rp 17,8 Triliun

Whats New
Lowongan Kerja Adaro Energy untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Adaro Energy untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Allianz Utama Kumpulkan Premi Bruto Rp 803,52 Miliar Sepanjang 2023

Allianz Utama Kumpulkan Premi Bruto Rp 803,52 Miliar Sepanjang 2023

Whats New
Hampir 70 Persen Gen Z Memilih Jadi Pekerja Lepas, Apa Alasannya?

Hampir 70 Persen Gen Z Memilih Jadi Pekerja Lepas, Apa Alasannya?

Whats New
Tingkatkan Peluang Ekspor UKM, Enablr.ID Jadi Mitra Alibaba.com

Tingkatkan Peluang Ekspor UKM, Enablr.ID Jadi Mitra Alibaba.com

Whats New
Praktik Curang Kurangi Isi Elpiji 3 Kg Rugikan Masyarakat Rp 18,7 Miliar Per Tahun

Praktik Curang Kurangi Isi Elpiji 3 Kg Rugikan Masyarakat Rp 18,7 Miliar Per Tahun

Whats New
Pertagas Gelar Pelatihan untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Penyangga IKN

Pertagas Gelar Pelatihan untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Penyangga IKN

Whats New
PLN EPI dan Universitas Telkom Kembangkan Teknologi 'Blockchain'

PLN EPI dan Universitas Telkom Kembangkan Teknologi "Blockchain"

Whats New
Mendag Ungkap Temuan 11 Pangkalan Gas Kurangi Isi Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Cimahi

Mendag Ungkap Temuan 11 Pangkalan Gas Kurangi Isi Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Cimahi

Whats New
Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara

Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com