Hari Ini Pendaftaran PKN STAN Dibuka, Simak Persyaratan hingga Cara Daftarnya

Kompas.com - 09/04/2022, 08:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN membuka pendaftaran online Seleksi Penerimaan Mahasisiwa Baru (SPMB) pada hari Sabtu (9/4/2022).

Tahun ini, PKN STAN membuka pendaftaran dengan kuota sebanyak 750 orang. Adapun rinciannya, sebanyak 300 formasi untuk Program Studi Diploma IV Akuntansi Sektor Publik, kemudian 350 formasi untuk Diploma IV Manajemen Keuangan Negara, dan 100 formasi untuk Diploma IV Manajemen Aset Publik.

Jadwal seleksi

Berikut ini adalah jadwal seleksi mahasiswa baru PKN STAN 2022:

  • 9-30 April 2022: Pendaftaran online di portal https://dikdin.bkn.go.id
  • 16 April-6 Mei 2022: Pendaftaran online di portal https://spmb.pknstan.ac.id
  • 24 Juni 2022: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
  • 24-26 Juni 2022: Pembayaran Biaya Pendaftaran SPMB
  • 28 Juni 2022: Pengumuman Jadwal dan Lokasi SKD (tentatif)
  • 30 Juni-5 Juli 2022: Pelaksanaan SKD (tentatif) - 13 Juli 2022: Pengumuman Hasil SKD serta Jadwal dan Lokasi Seleksi Lanjutan I (Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi)
  • 18-22 Juli 2022: Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi
  • 4 Agustus 2022: Pengumuman Hasil Seleksi Lanjutan I (Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi) serta Jadwal dan Lokasi Seleksi Lanjutan II (Tes Wawancara)
  • 8-12 Agustus 2022: Tes Wawancara
  • 29 Agustus 2022: Pengumuman kelulusan SPMB PKN STAN
  • 5-9 September 2022: Pendaftaran Ulang
  • Akhir September 2022: Mulai pendidikan.

Baca juga: 8 Instansi, dari Kemenhub hingga BMKG, Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan Mulai 9 April

Persyaratan

Sebelum mendaftar, calon peserta harus memperhatikan beberapa syarat di bawah ini. Berikut ini merupakan syarat pendaftaran PKN STAN:

  • Lulusan (tahun 2021 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2022) semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.
  • Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi peserta:
  1. lulusan tahun 2021 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
  2. calon lulusan tahun 2022, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 (lima) semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.
  • Usia maksimal pada tanggal 1 September 2022 adalah 21 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 2001 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September 2022 adalah 15 tahun.
  • Telah mendaftar pada portal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Tahun 2022.
  • Memiliki nilai UTBK Tes Potensi Skolastik (TPS) minimal 600 dan Tes Bahasa Inggris (TBI) minimal 450 untuk peserta program reguler atau TPS minimal 400 dan TBI minimal 375 untuk peserta program afirmasi.
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari ketergantungan napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya).
  • Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.
  • Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan).
  • Belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti Pendidikan.
  • Peserta tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya.

Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:

  • Peserta dari Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat:Memiliki surat keterangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan peserta ADEM Provinsi Papua dan Papua Barat.
  • Peserta dari Afirmasi non-ADEM Papua, non-ADEM Papua Barat serta Afirmasi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur:
  1. telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) atau yang sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur;
  2. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur; dan
  3. mendapat rekomendasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat.

Cara mendaftar

Kalau kamu tertarik, silakan simak cara mendaftar PKN STAN ini. Berikut ini adalah cara mendaftar PKN STAN 2022.

1. Peserta melakukan registrasi dengan tahapan sebagai berikut:

  • Mengakses portal SSCASN Sekolah Kedinasan di https://dikdin.bkn.go.id;
  • Membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) kemudian mencetak Kartu Informasi Akun;
  • Login ke SSCASN Sekolah Kedinasan (https://dikdin.bkn.go.id) menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan;
  • Memilih sekolah kedinasan PKN STAN, memilih program reguler atau afirmasi, melengkapi biodata, nomor UTBK, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan isian lainnya serta mengunggah dokumen yang diperlukan antara lain:

Bagi Peserta Program Reguler:

  • Pas Foto berlatar belakang merah, mengenakan kemeja putih polos, dan bagi peserta wanita yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos (ukuran maksimal 200 Kb dan format .jpg);
  • KTP bagi peserta yang berusia 17 tahun ke atas atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau Surat Keterangan Pengganti KTP (ukuran maksimal 200 kb dan format .jpg);
  • Kartu Peserta UTBK (ukuran maksimal 500 Kb dan format .pdf)
  • Rapor SMA (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) bagi calon lulusan tahun 2022 (dokumen dalam satu file dengan ukuran 1.000 Kb dan format .pdf); atau
  • Ijazah SMA bagi lulusan tahun 2021 atau sebelumnya (dokumen dalam satu file dengan ukuran 1.000 Kb dan format .pdf); dan
  • Kartu Keluarga (ukuran maksimal 700 kb dan format .pdf)

Bagi Peserta Program Afirmasi:

  • Pasfoto berlatar belakang merah, mengenakan kemeja putih polos, dan bagi peserta wanita yang berjilbab mengenakan jilbab warna putih polos (ukuran maksimal 200 Kb dan format .jpg);
  • KTP bagi peserta yang berusia 17 tahun ke atas atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau Surat Keterangan Pengganti KTP (ukuran maksimal 200 kb dan format .jpg);
  • Kartu Peserta UTBK (ukuran maksimal 500 Kb dan format .pdf)
  • Rapor SMA (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) bagi calon lulusan tahun 2022 (dokumen dalam satu file dengan ukuran 1.000 Kb dan format .pdf); atau
  • Ijazah SMA bagi lulusan tahun 2021 atau sebelumnya (dokumen dalam satu file dengan ukuran 1.000 Kb dan format .pdf);
  • Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa (ukuran maksimal 700 Kb dan format .pdf)

Baca juga: Pesan Sri Mulyani Buat Lulusan STAN: Jaga Nama Baik, Jadilah Pengelola APBN yang Jujur

Peserta Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat mengunggah tambahan dokumen antara lain: Surat keterangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan peserta ADEM Papua dan Papua Barat. Formulir surat keterangan dapat diunduh pada laman http://bit.ly/FormPesertaADEMSPMBPKNSTAN.

  • Peserta Afirmasi non-ADEM Papua, non-ADEM Papua Barat serta Afirmasi Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur mengunggah tambahan dokumen antara lain: Ijazah SD dan Ijazah SMP; Akta Kelahiran peserta, KTP ayah atau ibu kandung; dan Surat rekomendasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat. Formulir surat rekomendasi dapat diunduh pada laman http://bit.ly/FormRekomendasiAfirmasiSPMBPKNSTAN.
  • Melakukan review atas resume dan mencetak Kartu Pendaftaran;
  • Logout dari portal https://dikdin.bkn.go.id untuk melanjutkan proses berikutnya melalui portal https://spmb.pknstan.ac.id. Peserta hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga. Dalam hal peseta terdaftar pada lebih dari satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.

2. Peserta mengisi formulir pendaftaran online (e-registration) melalui portal https://spmb.pknstan.ac.id yang terdiri dari tahapan sebagai berikut:

  • Login dengan menggunakan username dan password yang didaftarkan pada portal https://dikdin.bkn.go.id;
  • Mengisi data pilihan program studi;
  • Mengisi data tambahan pada formulir pendaftaran online; dan
  • Mengunci data

Baca juga: Beasiswa LPDP Dibuka Hari Ini, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.