Mau Mudik ke Palembang Via Darat? Waspadai Sejumlah Titik Rawan Macet Ini

Kompas.com - 09/04/2022, 15:19 WIB

Kemudian ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189,40 km, dan Kayu Agung – Palembang – Betung (Kayu Agung – SS Kramasan) sepanjang 37,62 km.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Triono Junoasmono mengatakan, di sepanjang tol dari Lampung hingga Palembang memang masih ada beberapa ruas dalam perbaikan.

"Kami mengupayakan semaksimal mungkin ruas-ruas tersebut mudah-mudahan akan diselesaikan pada 15 April 2020,” ujar dia saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi V DPR RI, Kamis (7/4/2022).

Triono menambahkan, ruas tol tersebut dilengkapi 21 buah rest area, terdiri dari tipe A sebanyak 17 dan 4 tipe B dengan berbagai fasilitas.

Fasilitas yang disediakan di antaranya adalah area komersial untuk UMKM, toilet bersih, area parkir, SPBU, fasilitas ibadah, dan penataan taman.

Kementerian PUPR juga melakukan antisipasi terjadinya peningkatan lalu lintas di jalan tol pada Idul Fitri 2022 di Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan dan Kota Baru.

Baca juga: Proyek Jembatan Ploso Rampung, Siap Dilewati Saat Mudik Lebaran 2022

Antisipasi tersebut berupa mengurai antrian pada GT Bakau Selatan dialihkan arus menuju GT Bakau Utara.

Di samping jalan tol, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Lampung juga memastikan kondisi jalan nasional dalam keadaan baik.

Jalan Nasional Provinsi Lampung memiliki total panjang mencapai 1,292.25 km terdiri dari lintas timur 285.96 km, lintas tengah 323.14 km, lintas barat 312.89 km, dan lintas penghubung 341.58 km.

Kepala BPJN Provinsi Lampung Rien Marlia mengatakan, ada beberapa titik rawan kemacetan seperti di pasar, persimpangan, lampu merah Kota Agung, exit tol Gerbang Natar. Antisipasi yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Ketua Tim Kunker Spesifik Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR beserta jajarannya yang telah berupaya memberikan layanan jalan dengan baik, baik itu jalan tol maupun non tol.

Ia berharap, dapat disiapkan antisipasi lonjakan pengemudi baik di jalan maupun rest area.

Baca juga: Truk Dilarang Melintas saat Mudik, Catat Tanggalnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.