Saham GoTo Naik 13 Persen Saat Perdagangan Perdana, Simak Rekomendasi dari Analis

Kompas.com - 12/04/2022, 07:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 13,02 persen ke Rp 382 per saham pada perdagangan perdana, Senin (11/4/2022). Harga saham GOTO sempat menyentuh level tertinggi di Rp 416 per saham pada pembukaan perdagangan sebelum mempersempit kenaikan.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya memprediksi, harga saham GOTO akan terkoreksi lebih dulu dalam jangka pendek seiring dengan sentimen pasar global yang sedang dalam tren penurunan. Sementara Cheryl melihat saat ini saham GOTO menarik untuk investasi jangka menengah hingga panjang.

Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy dalam riset menyebut, GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dengan ekosistem digital terintegrasinya merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia menurut nilai total transaksi bruto atau gross transaction value (GTV).

Baca juga: Airlangga: IPO GOTO Setara 2,8 Persen dari PDB dan Masuk 4 Besar Market Cap

Dia memproyeksikan GOTO dapat terus meningkatkan pangsa pasar setiap lini bisnis dan bisa membukukan nilai total transaksi Rp 1,077 triliun dan Rp 20,5 triliun untuk nilai pendapatan bersih pada tahun 2024.

Pertumbuhan GOTO ke depannya didorong oleh adanya akselerasi digital, dibarengi dengan permintaan layanan digital berkembang lebih banyak lagi, serta populasi usia rata-rata yang paham teknologi.

Jimmy memandang GOTO dapat memberikan pertumbuhan top line yang lebih tinggi dari setiap pilar bisnisnya. Jika dilihat dari EBITDA, ia memprediksi memang masih akan menanggung kerugian bersih sebesar Rp 22,6 triliun pada tahun 2024. Meski demikian, ia bilang, GOTO terlihat membukukan penurunan kerugian yang stabil dan berkelanjutan.

Pada sembilan bulan pertama tahun 2021, rugi bersih GOTO tercatat Rp 11,57 triliun. Kerugian ini meningkat 11,03% dibanding rugi Rp 10,42 triliun per September 2020.

Baca juga: Resmi Melantai di BEI, Saham GOTO Langsung Tancap Gas

Pada tahun 2018, GOTO membukukan rugi bersih sebesar Rp 11,24 triliun. Rugi bersih GOTO melesat menjadi Rp 22,76 triliun pada 2019. Setahun kemudian, GOTO berhasil memangkas kerugian bersihnya menjadi Rp 14,20 triliun di akhir tahun 2020.

Jimmy mengungkapkan, GOTO memiliki kemampuan untuk bertumbuh di atas rata-rata industri, berkat sinergi ekosistem yang dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menurunkan biaya akuisisi pelanggan di masa depan.

Jimmy merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga di Rp 436 per saham. (Ika Puspitasari)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Naik 13% di Perdagangan Perdana, Ini Rekomendasi Saham GOTO

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.