Soroti Pemberdayaan Perempuan, Ini 3 Isu Prioritas di G20 Empower 2022

Kompas.com - 13/04/2022, 06:00 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Komitmen untuk memastikan terpenuhinya indikator dalam mendukung pemberdayaan perempuan di sektor swasta dan publik, menjadi agenda utama dari Group of Twenty (G20) Empower Presidensi Indonesia 2022.

G20 Empower merupakan satu-satunya inisiatif di dalam kepresidenan G20 yang mengusung aliansi pemimpin sektor swasta dan pemerintah, untuk bersama-sama mengadvokasi dan mendukung kemajuan perempuan dalam posisi kepemimpinan di sektor swasta dan publik.

Chairwoman G20 Empower Yessie D. Yosetya membeberkan ada beberapa isu perempuan yang dibawa ke dalam G20 Empower 2022.

Baca juga: Maruf Amin: Porsi Ekspor UMKM RI Tertinggal Jauh dari Singapura dan China

Isu pertama yaitu meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam pencapaian key performance indicator (KPI) untuk meningkatkan peran perempuan.

"Kenapa kita musti memperhatikan sektor ini karena, pada presidensi yang lalu, pada saat G20 empower di bawah Itali, itu sudah membuat fondasi terkait dengan KPI perusahaan," ujarnya dalam diskusi daring bertema Perempuan Berdaya, Bangsa Berjaya yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) belum lama ini.

Yessie mengatakan dengan adanya KPI dalam forum G20 Empower, masing-masing korporasi yang terlibat akan diminta untuk melihat langkah apa yang telah dilakukan untuk memastikan kepemimpinan perempuan.

Hal itu dapat dilihat dari adanya pemimpin perempuan dalam proporsi tertentu, keberadaan tenaga kerja perempuan dan isu kesenjangan upah antara perempuan dan laki-laki.

"Di presidensi Indonesia ini, Indonesia akan memonitor, jadi salah satu output G20 Empower Indonesia adalah kita sudah memiliki dashboard untuk melihat kemajuan masing-masing negara anggota G20 terkait isu ini. Jadi mereka sudah sampai di mana terkait dengan KPI yang sudah kita janjikan bersama," ujarnya.

Baca juga: Benarkah Ibadah Haji dan Umrah Kini Dikenai PPN 11 Persen?

Selain itu, isu prioritas lain yang juga akan dibawa adalah terkait peningkatan kontribusi swasta dalam peningkatan UMKM.

Menurutnya, selama G20 Empower berdiri, masalah seputar UMKM belum disorot dan yang difokuskan baru di privat sector saja. Sehingga diharapkan, Presidensi G20 Indonesia akan fokus menyoroti bagaimana private sector atau sektor swasta berkontribusi meningkatkan UMKM.

Sementara isu prioritas ketiga yang akan disorot Indonesia di G20 Empower yaitu memastikan adanya digital skill.

Dia menyakini bahwa pemimpin perempuan masa depan mungkin akan punya skil-skill yang sangat berbeda dari yang mereka punya per hari ini.

"Jadi itu yang harus kita dorong, kita dorong digital skill perempuan yang tentunya skill mereka berbeda setiap masa bahkan hari ini pun," pungkasnya.

Baca juga: Maudy Ayunda Sebut 3 Isu Prioritas G20 Relevan dengan Generasi Milenial

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

100 Hari Menjabat, Mendag Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng

100 Hari Menjabat, Mendag Zulhas Klaim Berhasil Turunkan Harga Minyak Goreng

Whats New
Asal Usul Huruf 'K' sebagai Singkatan Ribuan

Asal Usul Huruf "K" sebagai Singkatan Ribuan

Whats New
Mendag Zulhas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Mendag Zulhas Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Whats New
BNI Dukung UMKM Wiracana Handfan Tembus Pasar Ekspor ke 10 Negara Lebih

BNI Dukung UMKM Wiracana Handfan Tembus Pasar Ekspor ke 10 Negara Lebih

Rilis
SKK Migas Klaim Sudah Punya Solusi untuk Proyek Migas yang Mangkrak

SKK Migas Klaim Sudah Punya Solusi untuk Proyek Migas yang Mangkrak

Whats New
IFG Life Bayar Klaim Nasabah Eks Jiwasraya Senilai Rp 4,4 Triliun

IFG Life Bayar Klaim Nasabah Eks Jiwasraya Senilai Rp 4,4 Triliun

Whats New
3 Cara Cek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan secara Online

3 Cara Cek Status Kepesertaan BPJS Kesehatan secara Online

Whats New
Buwas: Bulog Jamin Kebutuhan Beras Tersedia di Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Buwas: Bulog Jamin Kebutuhan Beras Tersedia di Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Whats New
Kemendag Musnahkan Produk Elektronik hingga Pakaian Impor Ilegal Senilai Rp 11 Miliar

Kemendag Musnahkan Produk Elektronik hingga Pakaian Impor Ilegal Senilai Rp 11 Miliar

Whats New
Kunjungi Yayasan Sinar Pelangi, Sido Muncul Tambah Nominal Donasi Jadi Rp 320 Juta

Kunjungi Yayasan Sinar Pelangi, Sido Muncul Tambah Nominal Donasi Jadi Rp 320 Juta

Whats New
Pemerintah Alokasikan PMN Rp 258 Miliar untuk Mengalirkan Listrik 97 Desa Terpencil di NTT

Pemerintah Alokasikan PMN Rp 258 Miliar untuk Mengalirkan Listrik 97 Desa Terpencil di NTT

Whats New
Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan atau KIS dengan NIK di HP

Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan atau KIS dengan NIK di HP

Spend Smart
Biaya Top Up DANA di Alfamart, Cara, dan Minimalnya

Biaya Top Up DANA di Alfamart, Cara, dan Minimalnya

Spend Smart
Ada Pemeliharaan Jalan di Tol JORR Seksi E hingga 2 Oktober, Ini Jadwal dan Lokasinya

Ada Pemeliharaan Jalan di Tol JORR Seksi E hingga 2 Oktober, Ini Jadwal dan Lokasinya

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.