Konsultan Hukum: Masalah Unit Link Harus Diselesaikan Satu Per Satu

Kompas.com - 13/04/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah sengketa dalam Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unit link baiknya diselesaikan secara individu.

Konsultan hukum Ricardo Simanjuntak dalam Media Workshop Kupas Tuntas Produk Unit Link mengatakan, keluhan terkait dengan polis asuransi harus diselesaikan secara satu per satu.

Penyelesaian dilakukan melalui jalur yang sudah ditentukan oleh peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Hal ini disebabkan karena polis merupakan kontrak yang mengikat antar kedua belah pihak semata.

"Mendorong nasabah dan perusahaan asuransi untuk selalu mendahulukan upaya musyawarah untuk menemukan solusi yang tepat sesuai dengan ketentuan polis setiap nasabah, sebagai upaya internal dispute resolution," kata dia Selasa (13/4/2022).

Baca juga: Pembatasan Shanghai Dilonggarkan, Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen

Ia menambahkan, ketika belum terjadi kesepakatan di antara kedua belah pihak, yakni perusahaan asuransi dan pemegang polis, kedua pihak dapat melakukan upaya penyelesaian keluhan melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK).

"Badan ini sebagai lembaga penyelesaian sengketa sektor jasa keuangan yang independen dan obyektif,” ujar Ricardo.

Ricardo menegaskan, mekanisme LAPS SJK telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 61/POJK.07/2021 tentang Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan.

Sehingga, penyelesaian melalui LAPS SJK merupakan suatu cara yang tepat sesuai dengan Peraturan OJK yang dapat memberikan kepastian hukum bagi para pihak.

Namun demikian, nasabah yang masih belum dapat menerima keputusan LAPS SJK, maka dapat menempuh jalur lainnya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan keputusan yang berkekuatan hukum tetap dan mengikat para pihak.

Baca juga: Sari Roti Tebar Dividen Rp 350 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.