Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Peduli Pengembangan UMKM, Telkom Hadirkan Virtual Expo di Gernas BBI Sumbar

Kompas.com - 13/04/2022, 21:28 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Perseroan Terbatas (PT) Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyemarakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) tahun 2022 dengan menghadirkan virtual expo exhibition.

Hal itu dilakukan Telkom demi mendukung dan menyukseskan Gernas BBI dalam mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya di Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, dan Kota Padang.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengatakan virtual exhibition yang dihadirkan oleh Telkom ini merupakan salah satu wujud dalam mengembangkan UMKM Indonesia.

“Ini merupakan sarana bagi UMKM untuk memasarkan produknya dan menjangkau target pembeli yang lebih luas. Ini juga menjadi momen yang tepat untuk mengajak lebih banyak UMKM untuk go digital, di mana saat ini lebih dari 300 UMKM telah bergabung,” jelas Budi Setyawan dalam keterangan persnya, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Pertama di Indonesia, Telkom University Bandung Gelar Wisuda di Metaverse

Hal itu disampaikan oleh Budi Setyawan usai grand opening ceremony Virtual Expo Gernas BBI Sumbar, di Plataran Jam Gadang Bukittinggi, Selasa (12/4/2022).

Lebih lanjut, Budi berharap hadirnya expo exhibition ini memudahkan pengunjung dan masyarakat dalam berbelanja produk UMKM, khususnya produk khas Sumbar.

Ia juga mengatakan, Telkom secara khusus sangat peduli terhadap pengembangan UMKM di Indonesia dan akan terus menghadirkan kemudahan untuk pelaku usaha dan pengunjung.

“Telkom memberi dukungan kepada UMKM baik melalui penyediaan akses internet, pelatihan dan pembinaan bagi UMKM, penyediaan sarana Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga platform Pasar Digital (PaDi) UMKM yang dibangun oleh Kementerian BUMN untuk berbelanja kebutuhan operasional BUMN terhadap produk-produk UMKM,” katanya dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Jadi Tempat Terbaik Kembangkan Karier, Telkom Peringkat Pertama Top Companies Indonesia 2022

Ia menambahkan lagi, virtual expo menjadi salah satu langkah baik untuk mempercepat geliat ekonomi lokal dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Semoga virtual expo ini akan menjadi strategi yang bagus dan praktis bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya. Ke depannya, Telkom akan terus mendukung UMKM untuk terus maju dan berdaya saing global,” tambahnya.

Sebagai informasi, kehadiran virtual expo dan PaDi UMKM memungkinkan pelaku UMKM untuk melakukan ekspansi pasar, sehingga berpeluang dalam meningkatkan penjualan produk.

Untuk diketahui, dalam virtual expo ini, pengunjung dapat merasakan inovasi digital tiga dimensi (3D) Virtual Exhibition. Dengan begitu, bisa memberikan pengalaman dalam jaringan (daring) yang interaktif selama berjalannya pameran.

Pada virtual expo, pengunjung pun dapat berkeliling seolah-olah mereka berdiri dan berada di dalam ruangan acara tersebut dengan menggunakan avatar yang bisa didesain oleh pengunjung sendiri.

Baca juga: Menteri BUMN: Telkom dan Telkomsel Harus Berinovasi untuk Ekosistem Digital Indonesia

Jika ingin berbelanja, pengunjung bisa berinteraksi dengan penjual yang berada di dalamnya dengan menggunakan fitur live chat.

Selain itu, dengan teknologi digital, keragaman budaya Indonesia hingga produk-produk UMKM di daerah dapat dikenal lebih luas oleh seluruh Indonesia maupun mancanegara.

Halaman:


Terkini Lainnya

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Whats New
Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Whats New
Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Whats New
Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Whats New
Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Whats New
Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Whats New
IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

Whats New
Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Whats New
Disebut Jadi Penyebab Kontainer Tertahan di Pelabuhan, Ini Penjelasan Kemenperin

Disebut Jadi Penyebab Kontainer Tertahan di Pelabuhan, Ini Penjelasan Kemenperin

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com