Hadapi Ketidakpastian Global, Bahana TCW Ubah Strategi Reksa Dana Ini

Kompas.com - 14/04/2022, 21:00 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi perekonomian nasional masih dibayang-bayangi ketidakpastian, imbas dari berbagai peristiwa global yang terjadi, mulai dari perang Rusia dengan Ukraina, percepatan normalisasi kebijakan moneter negara maju, dan dampak dari kenaikan inflasi global.

Merespons hal tersebut, PT Bahana TCW Investment Management melakukan perubahan strategi untuk salah satu produk reksa dana unggulannya, yaitu Reksa Dana Pendapatan Tetap Makara Prima.

Baca juga: Gandeng Perusahaan AS, Bahana dan DBS Luncurkan Reksadana Syariah USD

Direktur Bahana TCW Danica Adhitama mengatakan, saat ini Reksa Dana Pendapatan Tetap Makara Prima menggunakan strategi dengan risiko relatif lebih rendah sehingga menurunkan risiko volatilitas dengan berinvestasi pada lebih dari 50 persen obligasi pemerintah, dan sisanya pada obligasi korporasi.

“Strategi ini tentunya bertujuan untuk memberikan skema investasi yang lebih stabil dan menjaga return yang optimal di tengah dinamika yang terjadi,” ujar Danica, dalam keterangannya, Kamis (14/4/2022).

Baca juga: Sri Mulyani Ingatkan Bahana soal PMN Rp 20 Triliun Bukan untuk Selesaikan Jiwasraya

Lebih lanjut Ia menjelaskan, produk reksa dana itu merupakan produk yang sebagian besar pada obligasi negara dengan strategi utamanya dynamic-play pada durasi obligasi tenor panjang dan memiliki sedikit eksposur pada efek saham.

“Produk ini memiliki volatilitas rendah sehingga cocok untuk dibeli saat tren suku bunga meningkat,” katanya.

Baca juga: Investor Retail Bahana TCW Naik 9 Persen

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.