Pendaftaran Sekolah Kedinasan Masih Dibuka, STAN Jadi yang Paling Banyak Diincar

Kompas.com - 18/04/2022, 17:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembukaan pendaftaran sekolah kedinasan masih terus berlangsung hingga kini dan akan berakhir pada 30 April 2022. Berdasarkan postingan Instagram resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), per hari ini (18/4/2022) pukul 8.56 WIB, sebanyak 388.355 yang telah membuat akun pendaftaran.

"Hi #SobatBKN, berikut mimin sampaikan update pelamar #Dikdin2022 per tanggal 18/4/2022 pukul 08.56 WIB. Buat akun 388.355, memilih sekolah 52.934, submit 20.640," ujar Admin BKN dalam keterangan IG, Senin (18/4/2022).

Postingan tersebut juga disebutkan instansi yang paling banyak pendaftarnya. Ada lima sekolah kedinasan jadi favorit pelamar, yaitu Politeknik Keuangan Negara STAN, Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Politeknik Statistika STIS, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, dan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Baca juga: Pendaftaran 30 Sekolah Kedinasan Dibuka, Sekolah Tinggi Intelijen Negara Naungan BIN Paling Banyak Diincar

Politeknik Keuangan Negara STAN di bawah naungan Kementerian Keuangan ini mendapat 4.036 pendaftar terbanyak pertama. Kemudian Sekolah Tinggi Intelijen Negara 3.585 pendaftar, Politeknik Statistika STIS sebanyak 3.516, Institut Pemerintahan Dalam Negeri 2.217, terakhir Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika 1.828.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama BKN Satya Pratama mengatakan, standarisasi proses sekolah kedinasan menggunakan proses seleksi yang terintegrasi dengan prinsip one stop recruitment service mulai dari pendaftaran, pembayaran, informasi dan helpdesk.

Baca juga: Pendaftaran STAN 2022: Jurusan, Kuota, Syarat, dan Biaya Pendaftaran

Semuanya itu proses tersebut dilakukan dalam satu portal BKN, yaitu https://dikdin.bkn.go.id.

"Pahami tata cara pendaftaran, dan perlu diingat satu akun hanya dapat mendaftar pada satu sekolah kedinasan dan bagi yang sudah memiliki akun sscasn dikdin 2021 silakan login menggunakan NIK dan Password akun tersebut," ucap Satya.

Satya juga mengingatkan para calon pendaftar untuk tidak tergesa-gesa melakukan submit dalam pendaftaran. Tentu saja peringatan tersebut bertujuan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Silakan membaca FAQ (Frequently Ask Question) yang telah tersedia dalam website dikdin.bkn.go.id dan juga disediakan menu helpdesk serta call center yang tertera dalam website apabila masih ada yang perlu informasi yang tidak ada dalam menu FAQ," kata dia.

Baca juga: Pesan Sri Mulyani Buat Lulusan STAN: Jaga Nama Baik, Jadilah Pengelola APBN yang Jujur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.