Wall Street Menguat, Saham–saham Perbankan Ikut Meroket

Kompas.com - 20/04/2022, 06:36 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Bursa saham AS atau Wall Street ditutup menguat pada Selasa (19/4/2022) waktu setempat. Kenaikan indeks terjadi di tengah musim rilis kinerja emiten dan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga The Fed.

Dow Jones Industrial Average naik 499,51 poin, atau 1,45 persen, S&P 500 menguat 1,61 persen menjadi 4.462,21, dan Nasdaq Komposit melonjak 2,15 persen menjadi 13.619,66.

“Baik sentimen, maupun positioning sekarang terlalu bearish, menurut pandangan kami. Namun kami menilai reli jangka pendek mungkin terjadi, terutama di segmen pasar small-cap dan high-beta," kata Marko Kolanovic dari JPMorgan mengutip CNBC.

Saham perbankan bergerak menguat di tengah laporan pendapatan perseroan dirilis. Signature Bank melesat 8,09 persen, Citizens Financial melonjak 6,8 persen, dan JPMorgan naik lebih dari 2 persen.

Baca juga: 3 Perusahaan Sawit Swasta yang Terjerat Kasus Ekspor Minyak Goreng

Saham-saham teknologi juga menguat, dimana Disney dan Netflix menguat masing – masing 3,2 persen. Microsoft dan Alphabet juga masing-masing naik 1,7 persen dan 1,8 persen.

Andrew Smith, kepala strategi investasi di Delos Capital Advisors mengungkapkan, pada Selasa profit saham–saham mengalami kenaikan di tengah kekhawatiran kenaikan suku bunga. Namun investor perlu berhati–hati dengan reli yang terjadi pada Selasa.

“Saya pikir kenaikan saham teknologi seperti sekarang ini yang menunjukkan pergerakan jauh lebih tinggi, itu bukan kejadian normal,” kata Smith.

Laporan pendapatan emiten masih membayangi pergerakan saham - saham di Wall Street. Johnson & Johnson melaporkan hasil kuartalan yang beragam, dengan pendapatan per saham melampaui ekspektasi analis. Namun, sahamnya naik 3 persen, yang menopang kenaikan DJIA.

Saham Hasbro naik sekitar 5 persen meskipun perusahaan mainan tersebut membukukan laba yang lebih rendah dari perkiraan. Travelers Companies turun 4,9 persen dan saham Lockheed Martin melemah 1,6 persen setelah membukukan hasil yang beragam.

"Sejauh ini data ekonomi telah bertahan cukup baik, jadi ada beberapa kekuatan yang mendasari meskipun kekhawatiran resesi terus terjadi, dan rumor perlambatan pertumbuhan semakin ramai diperbincangkan," kata Angelo Kourkafas, ahli strategi investasi di Edward Jones.

Baca juga: Mulai 1 Juli 2022, Limit Saldo Uang Elektronik Naik Jadi Rp 20 Juta

Halaman:
Sumber CNBC


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Lowongan Kerja Pegadaian untuk S1, Ini Persyaratannya

Work Smart
Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Ombudsman Minta DMO Dicabut, Mendag: Kalau Minyak Ngamuk, Emang di Sana Tanggung Jawab?

Whats New
[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

[POPULER MONEY] Waktu Tepat untuk Membeli Emas | Mendag Zulhas: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Kenaikan Harga Beras

Whats New
Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Ada Kasus BLT BBM Gagal Dicairkan, Mensos Risma Didesak Lakukan Pembenahan

Whats New
Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Indosat, XL, Tri, dan Smartfren

Spend Smart
Syarat dan Cara Buka Rekening BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Online

Syarat dan Cara Buka Rekening BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Online

Whats New
Simak 3 Cara Transfer BCA ke DANA dengan Mudah dan Praktis

Simak 3 Cara Transfer BCA ke DANA dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah, Cukup Siapkan NIK

Whats New
Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Badan Pangan Nasional: Pemerataan Distribusi Kunci Menjaga Stabilitas Pangan

Whats New
Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Stabilisasi Harga, Badan Pangan Nasional Serap Ayam Hidup Peternak Mandiri Kecil

Rilis
Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Mendag Minta Anggaran Jumbo Rp 100 Triliun ke Jokowi, Buat Apa?

Whats New
Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Jaga Harga Beras Stabil, Mendag: Impor Pun Saya Rela

Whats New
Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Syarat Daftar BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir Sesuai Jenis Kepesertaan

Whats New
Sudah Seminggu Produk Daging Sapi dan Turunannya Dilarang Masuk ke Kupang, Kenapa?

Sudah Seminggu Produk Daging Sapi dan Turunannya Dilarang Masuk ke Kupang, Kenapa?

Whats New
100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

100 Hari Jabat Mendag, Zulhas Klaim Bisa Selesaikan Polemik Minyak Goreng hingga Cegah Korupsi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.