Untar untuk Indonesia
Akademisi

Platform akademisi Universitas Tarumanagara guna menyebarluaskan atau diseminasi hasil riset terkini kepada khalayak luas untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Tidak Hanya Pencari Kerja, tapi HR Juga Kesulitan Mencari Pekerja

Kompas.com - 20/04/2022, 07:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Fiona Callista, Dr. Ir. Rita Markus Idulfilastri, M.Psi.T., Dhindayanti Putri, M.Psi., Psikolog

KESULITAN dalam mencari pekerjaan menjadi salah satu hal yang sering diperbincangkan dalam masyarakat.

Terutama dengan adanya pandemi COVID-19, banyak karyawan yang “dirumahkan” atau bahkan terkena PHK.

Berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan dan Lembaga Demografi Universitas Indonesia, sebanyak 13,9 persen perusahaan melakukan pengurangan karyawan.

Di sisi lain, ternyata tidak hanya pencari kerja saja yang kesulitan, tetapi Human Resource (HR) juga sering mengalami kesulitan dalam mencari karyawan.

Untuk mengisi posisi pekerja yang kosong menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh para praktisi HR.

Apa penyebab HR kesulitan mencari pekerja?

1. Talent Gaps

Seringkali kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tidak sesuai dengan pelamar yang ada. Baik secara demografis, pendidikan, maupun skill tidak memenuhi sehingga praktisi mengalami kesulitan untuk mendapatkan kandidat.

Kurangnya pengalaman kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan juga menjadi kesenjangan bagi praktisi HR untuk mencari kandidat yang tepat.

2. Employee’s market

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.