Tiga Bulan Berturut-turut, APBN Surplus Lagi Rp 10,3 Triliun

Kompas.com - 20/04/2022, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali surplus sebesar Rp 10,3 triliun pada Maret 2022. Besaran surplus ini setara dengan 0,06 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) RI.


Meski jauh lebih baik dibanding tahun lalu yang defisit sebesar Rp 143,7 triliun, surplus ini tumbuh melambat dibanding dua bulan sebelumnya. Pada Februari 2022, surplus tercatat Rp 19,7 triliun (0,11 persen dari PDB), dan di Januari surplus Rp 28,9 triliun (0,16 persen dari PDB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam pemaparannya menjelaskan, capaian surplus membuat APBN mengalami perbaikan hingga 107,2 persen, meski lebih rendah dibanding Februari 2022 yang sebesar 131 persen.

Baca juga: Bangun Infrastruktur Butuh Rp 6.445 Triliun, APBN Cuma Mampu Bantu 37 Persen

Dari sisi keseimbangan primer, terjadi surplus sebesar Rp 94,7 triliun, lebih tinggi dibanding Februari 2022 yang mencapai 61,7 triliun.

"Kondisi APBN kita surplus sampai akhir Maret dibanding tahun lalu yang defisit sangat dalam. Jadi tahun lalu sudah defisit 0,85 persen dari GDP, tapi tahun ini kita masih surplus 0,06 persen dari GDP," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITa, Rabu (20/4/2022).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan, surplus terjadi lantaran belanja negara lebih kecil dibanding pendapatan negara yang terkumpul pada Maret 2022.

Dengan adanya surplus, pembiayaan anggaran pun mengalami kontraksi hingga 58,1 persen dari target Rp 868 triliun dalam APBN 2022. Di bulan yang sama tahun lalu, pembiayaan anggaran sudah tembus Rp 332,8 triliun.

"Kita lihat sampai Maret pembiayaan hanya Rp 139,4 triliun, tahun lalu Rp 332,8 triliun. Jadi pembiayaan utang merosot atau turun tajam 58,1 persen. Bahkan dengan surplus kita masih punya Silpa atau cash yaitu Rp 149,7 triliun," jelas Sri Mulyani.

Pendapatan Negara

Bendahara negara ini mencatat, pendapatan negara pada Maret 2022 mencapai Rp 501 triliun. Pendapatan negara tumbuh sebesar 32,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Maret tahun lalu sebesar 0,9 persen atau Rp 379,4 triliun.

"Kalau kita lihat pertumbuhannya, growth bulan Februari sekitar 37 persen, sekarang jadi 32,1 persen. Agak sedikit melemah tapi masih cukup tinggi," ucap dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP, Pembeli: Takut Data Saya Disalahgunakan...

Beli Minyak Goreng Curah Pakai KTP, Pembeli: Takut Data Saya Disalahgunakan...

Whats New
Masa Depan Suram Petani Kita

Masa Depan Suram Petani Kita

Whats New
Wall Street Berakhir Merah, Saham – saham Teknologi Paling Tertekan

Wall Street Berakhir Merah, Saham – saham Teknologi Paling Tertekan

Whats New
Mau Investasi di Kripto? Ingat Harus Punya Dana Cadangan Dulu!

Mau Investasi di Kripto? Ingat Harus Punya Dana Cadangan Dulu!

Earn Smart
[POPULER MONEY] Hotman Paris Temui Ketua MUI soal Holywings | Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara hingga Rp 8,8 Triliun

[POPULER MONEY] Hotman Paris Temui Ketua MUI soal Holywings | Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara hingga Rp 8,8 Triliun

Whats New
Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite, Apa Saja Jenis Kendaraan yang Bakal Dibatasi?

Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite, Apa Saja Jenis Kendaraan yang Bakal Dibatasi?

Whats New
Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Produk UMKM Indonesia Sukses Jadi Sorotan Warga Paris Usai Diboyong Shopee ke Le BHV Marais

Whats New
Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Nasib 6 Juta Pekerja Tembakau, Bertahan dari Isu Kesehatan hingga Lingkungan

Whats New
Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Didominasi Generasi Muda, Investor Pasar Modal Indonesia Mencapai 9 Juta

Whats New
Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.