Jasa Marga Targetkan Pelebaran Tol Jakarta-Cikampek Jadi 4 Jalur Rampung H-10

Kompas.com - 20/04/2022, 23:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) Regional Division saat ini tengah mengerjakan konstruksi pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di Km 62 Dawuan-Km 50 Karawang Timur arah Jakarta.

Pekerjaan pelebaran lajur yang semula tiga lajur menjadi empat lajur merupakan upaya peningkatan kapasitas lajur arah Jakarta yang telah dilaksanakan sejak akhir 2021.

Jasa Marga menargetkan pekerjaan pelebaran jalur arah Jakarta ini dapat difungsionalkan sebelum H-10 Lebaran, sehingga dapat meningkatkan kapasitas jalan dalam melayani pengguna jalan saat arus mudik dan balik pasca Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: 28-30 April Rawan Macet, Menhub: Jangan Harap Mudik ke Semarang Bisa 6-7 Jam...

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, pihaknya tengah mengerjakan sepanjang kurang lebih 12 km, yaitu dari Km 62 sampai dengan Km 50 arah Jakarta.

"Pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lajur jalan tol Jakarta-Cikampek yang dapat mengurangi potensi kepadatan di Simpang Susun Dawuan Km 67 yang merupakan lokasi pertemuan dua arus lalu lintas besar dari Bandung dan Transjawa menuju Jakarta," sebut dia dalam keterangan tertulis, Rabu (20/4/2022).

Lebih lanjut kata dia, proyek pelebaran lajur Jalan Tol Japek saat ini melengkapi proyek pelebaran lajur yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, sebanyak dua kali. Pada 2017, pelebaran dilakukan semula tiga lajur menjadi empat lajur di Km 67-Km 62.

Kemudian pada 2020, setelah Jalan Layang Mohammed bin Zayed (MBZ) resmi beroperasi, dilakukan pelebaran yang semula tiga lajur menjadi lima lajur di Km 50-Km 48.

Jasa Marga mencatat lalu lintas harian rata-rata yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebanyak 442.087 kendaraan pada triwulan I 2022, meningkat sebesar 8,33 persen dibanding periode yang sama 2021.

"Untuk itulah, pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas," ucapnya.

Jasa Marga juga telah menyiapkan mitigasi risiko dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas sebelum area kerja, mempersempit area kerja pada lajur 1, pemasangan rambu peringatan, penempatan petugas flagman, serta berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR).

Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, Jasa Marga terus melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan pelebaran lajur dan Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan Cikampek.

Baca juga: Ini Strategi Pemerintah Atasi Kemacetan Selama Mudik Lebaran 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.