Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KAI Ajak Masyarakat Mudik Naik Kereta Api Lebih Awal, Ini Alasannya

Kompas.com - 23/04/2022, 22:09 WIB
Muhammad Choirul Anwar

Penulis


KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengajak masyarakat yang berencana mudik Lebaran 2022 agar melaksanakan perjalanannya lebih awal.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, ajakan tersebut untuk dalam rangka mengurangi kepadatan menjelang hari Lebaran.

Hal tersebut juga sesuai anjuran Presiden RI Joko Widodo yang meminta masyarakat untuk mudik lebih awal dan menggunakan angkutan kereta api.

Baca juga: Kuota Masih Ada, Ini Cara Daftar Mudik Gratis Kemenhub via Kapal Laut

Tiket kereta api Lebaran laris manis

KAI melihat, pada keberangkatan 23-27 April, atau H-9 sampai dengan H-5, jumlah tempat duduk yang disediakan masih cukup tersedia karena rata-rata okupansinya masih sekitar 48 persen.

Sedangkan untuk keberangkatan 28 April - 1 Mei, atau H-4 hingga H-1, tiket kereta api sudah mulai terbatas karena rata-rata okupansinya sudah mencapai 70 persen.

"Khusus untuk rute-rute favorit pada keberangkatan menjelang hari Lebaran, tiketnya sudah habis terjual seperti Jakarta ke Yogyakarta, Surabaya, Solo, Semarang, dan lainnya," ujar Joni dalam keterangan resminya, Sabtu (23/4/2022).

Secara umum sampai dengan 23 April, untuk periode keberangkatan 22 April - 13 Mei, KAI telah menjual 1.371.081 tiket atau 53 persen dari total kapasitas tempat duduk KA jarak jauh yang disediakan.

Baca juga: Update Syarat Naik Kereta Api Lebaran, Berlaku Mulai 5 April 2022

Tanggal yang menjadi favorit masyarakat untuk mudik adalah keberangkatan 29 dan 30 April, atau H-3 dan H-2 Lebaran.

66.676 orang sudah mudik naik kereta api

KAI mencatat, pada keberangkatan H-10 Lebaran tepatnya pada 22 April 2022, sebanyak 66.676 orang sudah mudik menggunakan kereta api.

Joni menjelaskan, okupansi kereta pada hari tersebut mencapai 57 persen dari 117.060 tempat duduk yang disediakan.

Jika dibandingkan dengan pekan lalu terdapat peningkatan sebesar 6 persen. Pada 15 April 2022 KAI melayani 62.757 pelanggan kereta api jarak jauh.

Rute yang menjadi favorit pelanggan pada keberangkatan H-10 Lebaran adalah rute Jakarta - Yogyakarta PP, Jakarta - Surabaya PP, Jakarta - Bandung PP, dan Jakarta - Semarang PP.

Baca juga: Tarif Tol Surabaya-Madiun Terbaru untuk Mudik Lebaran 2022

Pada masa Angkutan Lebaran 2022 ini, KAI akan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang akan mudik naik kereta api sehingga pelanggan akan merasa nyaman saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

KAI juga akan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin sehingga perjalanan kereta api di masa angkutan lebaran tetap sehat dan selamat.

KAI juga masih menyediakan layanan angkutan motor gratis (Motis) menggunakan kereta api serta penjualan tiket Angkutan Lebaran khusus bagi peserta Motis dalam rangka meningkatkan keselamatan pemudik dan mengurangi kepadatan di jalan raya.

"KAI mengajak masyarakat untuk dapat segera mudik dengan kereta api karena jumlah tiket untuk mudik awal masih cukup tersedia. Pembelian tiket juga cukup mudah bisa melalui aplikasi KAI Access, web KAI, serta berbagai channel resmi penjualan tiket KAI lainnya," tutup Joni.

Untuk Info selengkapnya terkait layanan Angkutan Lebaran KAI, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun dan Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Baca juga: Cek Total Tarif Tol dari Surabaya ke Mojokerto, Kertosono dan Ngawi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Allianz Syariah Cetak Kontribusi Peserta Baru Rp 870 Miliar pada 2023

Allianz Syariah Cetak Kontribusi Peserta Baru Rp 870 Miliar pada 2023

Whats New
Konsumsi Elpiji 3 Kg Diproyeksi Bengkak 4,4 Persen di 2024

Konsumsi Elpiji 3 Kg Diproyeksi Bengkak 4,4 Persen di 2024

Whats New
LPS Sebut Tapera Bakal Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

LPS Sebut Tapera Bakal Pengaruhi Daya Beli Masyarakat

Whats New
Kelancaran Transportasi Jadi Tantangan di RI, RITS Siap Kerja Sama Percepat Implementasi MLFF

Kelancaran Transportasi Jadi Tantangan di RI, RITS Siap Kerja Sama Percepat Implementasi MLFF

Whats New
Sebelum Kembali ke Masyarakat, Warga Binaan Lapas di Balongan Dibekali Keterampilan Olah Sampah

Sebelum Kembali ke Masyarakat, Warga Binaan Lapas di Balongan Dibekali Keterampilan Olah Sampah

Whats New
TLPS Pertahankan Tingkat Suku Bunga Penjaminan

TLPS Pertahankan Tingkat Suku Bunga Penjaminan

Whats New
BRI Life Fokus Pasarkan Produk Asuransi Tradisional, Unitlink Tinggal 10 Persen

BRI Life Fokus Pasarkan Produk Asuransi Tradisional, Unitlink Tinggal 10 Persen

Whats New
Dukung Pengembangan Industri Kripto, Upbit Gelar Roadshow Literasi

Dukung Pengembangan Industri Kripto, Upbit Gelar Roadshow Literasi

Whats New
Agar Tak 'Rontok', BPR Harus Jalankan Digitalisasi dan Modernisasi

Agar Tak "Rontok", BPR Harus Jalankan Digitalisasi dan Modernisasi

Whats New
Emiten Beras, NASI Bidik Pertumbuhan Penjualan 20 Pesen Tahun Ini

Emiten Beras, NASI Bidik Pertumbuhan Penjualan 20 Pesen Tahun Ini

Whats New
Sri Mulyani Tanggapi Usulan Fraksi PDI-P soal APBN Pertama Prabowo

Sri Mulyani Tanggapi Usulan Fraksi PDI-P soal APBN Pertama Prabowo

Whats New
Menhub Sarankan Garuda Siapkan Tambahan Pesawat untuk Penerbangan Haji

Menhub Sarankan Garuda Siapkan Tambahan Pesawat untuk Penerbangan Haji

Whats New
Apindo: Pengusaha dan Serikat Buruh Tolak Program Iuran Tapera

Apindo: Pengusaha dan Serikat Buruh Tolak Program Iuran Tapera

Whats New
Orang Kaya Beneran Tidak Mau Belanjakan Uangnya untuk 5 Hal Ini

Orang Kaya Beneran Tidak Mau Belanjakan Uangnya untuk 5 Hal Ini

Spend Smart
Apindo Sebut Iuran Tapera Jadi Beban Baru untuk Pengusaha dan Pekerja

Apindo Sebut Iuran Tapera Jadi Beban Baru untuk Pengusaha dan Pekerja

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com