ASDP Catat Kenaikan Penumpang di Pelabuhan Merak Sebesar 33 Persen

Kompas.com - 25/04/2022, 20:20 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - PT ASDP Indonesia (Persero) mencatat saat ini terdapat kenaikan jumlah penumpang di Pelabuhan Merak sebesar 33 persen dibanding mudik Lebaran sebelum pandemi Covid-19.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Lutfi Pratama mengatakan, pada mudik Lebaran 2022 ini sudah ada 118.000 penumpang di atas kendaraan, sedangkan pada mudik Lebaran 2019 hanya ada 89.000.

"Di sini ada kenaikan penumpang di atas kendaraan yang pada 2019 sejumlah 89.000, pada 2022 ini naik menjadi 118.000 atau naik sekitar 33 persen," ujarnya saat laporan secara virtual Posko Angkutan Lebaran Terpadu, Senin (25/4/2022).

Baca juga: ASDP Siapkan Mudik Gratis Rute Jakarta-Bandar Lampung, Simak Cara Daftarnya

Dari sisi kendaraan roda empat yang diangkut di Pelabuhan Merak, tercatat ada kenaikan hingga 42 persen menjadi 14.000 kendaraan dari 9.900 kendaraan di 2019.

Kemudian, terdapat kenaikan yang cukup signifikan untuk kendaraan truk atau logistik yang mencapai 95 persen menjadi 10.486 kendaraan dari tahun 2019 yang hanya 5.300 kendaraan.

ASDP telah menyiapkan 68 kapal untuk periode mudik Lebaran 2022 dan saat ini telah dioperasikan 27 kapal atau mengalami kenaikan 17 persen dibanding periode mudik Lebaran 2019.

"Untuk data kapal yang beroperasi naik 17 persen dibanding 2019. Pada tahun 2019 kapal yang beroperasi 23, saat ini existing 2022 27 unit armada," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kenaikan jumlah penumpang maupun kendaraan tersebut bisa saja memang disebabkan oleh kenaikan yang terjadi dari tahun ke tahun.

Baca juga: ASDP Proyeksi Penumpang Kapal Naik 65 Persen pada Masa Lebaran 2022

Namun, dia juga tidak menutup kemungkinan bahwa dari kenaikan tersebut masyarakat sudah mulai melakukan mudik lebih awal.

"Tapi apapun kenaikan ini kita syukuri bahwa jumlah itu tetap bisa dikenalikan oleh ASDP," kata dia.

Oleh karenanya, dia meminta agar ASDP melakukan simulasi pergerakan penumpang selama mudik Lebaran 2022 agar dapat mengetahui jumlah kapal, dermaga, dan jam operasi yang perlu ditambah.

"Karena dengan kita simulasikan kenaika yang ekstrim maka kemungkinan kemacetan yang terjadi di Bakauheni-Merak akan terhindarkan," tutur Budi.

Baca juga: Jelang Mudik, ASDP Andalkan Sistem Tiket Elektronik untuk Urai Antrean di Pelabuhan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap–siap Tarif Listrik Mulai Naik Hari Ini, Cek Harga dan Besarannya

Siap–siap Tarif Listrik Mulai Naik Hari Ini, Cek Harga dan Besarannya

Whats New
Hari Ini, Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai

Hari Ini, Uji Coba Beli Pertalite Pakai MyPertamina Dimulai

Whats New
Lengkap, Ini Update Tarif Listrik per 1 Juli 2022 Usai Kenaikan

Lengkap, Ini Update Tarif Listrik per 1 Juli 2022 Usai Kenaikan

Whats New
Simak 2 Langkah Mudah Sisihkan Dana untuk Kurban Idul Adha

Simak 2 Langkah Mudah Sisihkan Dana untuk Kurban Idul Adha

Spend Smart
Kemenhub Evaluasi Regulasi Harga Tiket Pesawat, Maskapai Bisa Naikkan Tarif Batas Atas

Kemenhub Evaluasi Regulasi Harga Tiket Pesawat, Maskapai Bisa Naikkan Tarif Batas Atas

Whats New
Mitigasi Perubahan Iklim Mahal, Kemenkeu: Dana Pemerintah untuk Transisi Energi Tidak Cukup...

Mitigasi Perubahan Iklim Mahal, Kemenkeu: Dana Pemerintah untuk Transisi Energi Tidak Cukup...

Whats New
YLKI Khawatir Konsumen Buru Rokok Murah, Jika Batasan Produksi Tak Diubah

YLKI Khawatir Konsumen Buru Rokok Murah, Jika Batasan Produksi Tak Diubah

Whats New
[POPULER MONEY] Beli Elpiji 3Kg Juga Pakai MyPertamina? | 10 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia

[POPULER MONEY] Beli Elpiji 3Kg Juga Pakai MyPertamina? | 10 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Whats New
Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Whats New
Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Whats New
Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Whats New
Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.