JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah 34 unit kapal per hari dan menambah perjalanan di Pelabuhan Merak, Banten untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pemudik.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, upaya antisipasi tersebut dilakukan setelah terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Merak pada Senin dan Selasa malam kemarin.
"Selain itu (menambah kapal dan perjalanan), kemarin sudah dibuka dermaga 1 di Merak untuk membantu mengurangi beban antrean di dermaga lainnya," ujarnya dalam keetrangan tertulis, Rabu (27/4/2022).
Baca juga: ASDP Akan Beri Diskon Tarif untuk Pemudik yang Menyeberang Pelabuhan Merak Siang Hari
Selain itu, dia juga mengimbau agar pemudik dapat menyeberang di siang hari sehingga tidak menumpuk dan dapat mengantisipasi kemacetan pada malam hari.
Dia menjelaskan, antrean kendaraan di dermaga ini salah satunya diakibatkan oleh kantong parkir di dalam pelabuhan sudah penuh.
Dia pun memohon maaf atas kejadian tersebut yang cukup menghambat perjalanan sejumlah pemudik karena menyebabkan perjalanan pemudik tertunda cukup lama.
Untuk itu, saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkoordinasi untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami terus berusaha untuk memperbaiki layanan sehingga para pemudik yang akan melintas dari Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya dapat menyeberang dengan nyaman dan selamat," ucapnya.
Baca juga: ASDP Catat Kenaikan Penumpang di Pelabuhan Merak Sebesar 33 Persen
Diberitakan sebelumnya, Pelabuhan Merak, Banten, dipadati kendaraan yang hendak naik kapal untuk menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Selasa (26/4/2022).
Antrean kendaraan bahkan sampai meluber ke jalanan dekat pelabuhan. Pemudik harus menunggu sejak pagi hingga sore untuk naik ke kapal.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.