Kemarin, Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penerbangan Tertinggi Selama Pandemi Covid-19

Kompas.com - 29/04/2022, 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatatkan rekor tertinggi pergerakan pesawat di masa pandemi Covid-19 pada Kamis (29/4/2022).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pada Kamis kemarin atau H-4 Lebaran 2022, pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 1.053 penerbangan.

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir dan hampir mendekati jumlah pergerakan pesawat sebelum pandemi yang mencapai 1.200 penerbangan per hari.

Baca juga: Mudik Lebaran, Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

"Saya gembira sekali. Ini pertama kali melampaui 1.000 flight dalam dua tahun terakhir selama pandemi. Semoga ini merupakan tanda bahwa pemulihan industri penerbangan sudah terjadi," ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (29/4/2022).

Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa sektor penerbangan tetap mampu melayani secara maksimal di tengah jumlah pesawat yang terbatas.

Oleh karena itu, seiring dengan meningkatnya pergerakan pesawat di sektor penerbangan, dia meminta para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan pelayanannya.

"Apa yang dilakukan adalah dengan memperpanjang durasi pergerakan pesawat yang tadinya sehari 8 penerbangan, menjadi 10 penerbangan. Begitu juga bandara beroperasi lebih lama bahkan sampai 24 jam seperti di Bandara Soekarno Hatta," ucapnya.

Baca juga: Periode Mudik Lebaran, Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 855.119 Kursi Penerbangan

Pada kesempatan yang sama, Dirut Airnav Indonesia Polana B. Pramesti menjelaskan, diperkirakan Kamis kemarin merupakan puncak pergerakan di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Sebelumnya (Rabu, 27 April 2022) sempat mencapai 1.005 flight. Dan hari ini kelihatannya pergerakan pesawat mulai menurun," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menuturkan, sejak 22-28 April kemarin, di 20 bandara yang dikelolanya telah menembus 1.013.000 penumpang.

“Lima destinasi yang menjadi tujuan utama penumpang yaitu pertama Surabaya, diikuti Denpasar, Makassar, Medan, dan Balikpapan,” kata Awaluddin.

Dengan melihat kondisi yang terjadi, menurutnya, imbauan pemerintah untuk melakukan mudik lebih awal mendapat respons yang baik dari masyarakat.

"Kami bersyukur lonjakannya tidak mendekati H-2 atau H-1 jelang hari raya," tuturnya.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Mudik Lebaran, AP II Aktifkan Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.