10 Emiten Tebar Dividen Usai Lebaran, Ada Saratoga hingga Mitratel

Kompas.com - 04/05/2022, 09:46 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

Emiten produsen cat dengan merek Avian juga akan membagikan dividen sebesar Rp 8 per saham dari pendapatan laba bersih perseroan sepanjang tahun 2021. Adapun total saham yang dibagikan AVIA Rp 20,55 per saham, dimana sebagian atau Rp 12,55 per saham sudah dibagikan pada tahun 2021 lalu sebagai dividen interim.

AVIA berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun atau naik 26 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 1,1 triliun. Adapun jadwal cum date AVIA akan jatuh pada 10 Mei 2022. Pada perdagangan terakhir bulan April 2022, yield dividen AVIA sebesar 0,98 persen.

9. AKRA

AKRA akan membagikan dividen sebesar Rp 572,4 miliar atau setara dengan Rp 29 saham yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (28/4/2022) lalu. Sama dengan AVIA, AKRA juga sudah membagikan dividen interim Rp 12 per lembar saham pada Agustus 2021 tahun lalu.

Maka dari itu, sisa dividen AKRA adalah sebesar Rp 17 per saham yang akan dibayarkan pada 24 Mei 2022 mendatang. Adapun cum date AKRA akan jatuh pada 17 Mei 2022. Sementara itu, yield dividen AKRA sebesar 1,59 persen pada akhir April 2022 lalu.

Baca juga: 4 Tips Lolos KPR untuk Rumah Pertama

10. MTEL

Posisi terakhir, yang juga sekaligus merupakan emiten yang membagikan dividen dengan nominal terkecil adalah Mitratel atau MTEL. Rencananya, MTEL akan membagikan dividen dari laba bersih tahun 2021 senilai Rp 966,75 miliar atau setara dengan 70 persen dari perolehan laba bersih tahun 2021 sebesar Rp 1,38 triliun.

Dengan demikian, maka nominal dividen yang akan dibagikan setara dengan Rp 11,57 per saham. Adapun jadwal cum date dividen MTEL jatuh pada 10 Mei 2022. Berdasarkan harga saham terakhir, yield dividen MTEL adalah 1,51 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Masih Khawatir Resesi Global, Tren Pelemahan IHSG Diproyeksi Berlanjut

Pasar Masih Khawatir Resesi Global, Tren Pelemahan IHSG Diproyeksi Berlanjut

Whats New
Sri Mulyani: Ekonomi Digital Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Masa Depan

Sri Mulyani: Ekonomi Digital Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Masa Depan

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Pemerintah Kembali Dorong Jargas

Program Kompor Listrik Batal, Pemerintah Kembali Dorong Jargas

Whats New
Badai PHK Karyawan Belum Usai, Pengusaha Ungkap Penyebabnya

Badai PHK Karyawan Belum Usai, Pengusaha Ungkap Penyebabnya

Whats New
Hong Kong Tarik Varian Mie Sedaap, Wings Group Indonesia Buka Suara

Hong Kong Tarik Varian Mie Sedaap, Wings Group Indonesia Buka Suara

Whats New
Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Whats New
Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Whats New
Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Whats New
Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Whats New
BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

Whats New
Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Whats New
Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Whats New
Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Whats New
Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.