Gelar Aksi May Day Pada 14 Mei, Buruh Akan Bawa 16 Tuntutan

Kompas.com - 05/05/2022, 21:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Buruh bersama elemen buruh lainnya berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada tanggal 14 Mei 2022.

Rencananya aksi perayaan May Day 14 Mei 2022 akan dihadiri Partai Buruh bersama 4 konfederasi serikat buruh, 60 federasi serikat buruh tingkat nasional, Serikat Petani Indonesia (SPI), Jala PRT, UPC, forum guru honorer, gerakan perempuan Indonesia, buruh migran, ojek online, dan oganisasi pemuda dan kemahasiswaan.

Presiden Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada 16 tuntutan yang ada dibawa dalam aksi tersebut.

Baca juga: Buruh Bakal Gelar Aksi May Day pada 14 Mei, Ini Daftar Tuntutannya

"Yang pertama tentu adalah tolak omnibus law, kedua turunkan harga bahan pokok tentu kami menolak rencana kenaikan harga BBM Pertalite dan LPG 3 kg," jelas dia dalam konverensi pers Kamis (5/5/2022).

Selain itu, ia menambahkan adanya tuntutan untuk menolak upah murah. Ia mengatakan dengan adanya PP No.36 Tahun 2021 membuat upah buruh menjadi murah. Ia mengatakan, selama tiga tahun ini buruh tidak mengalami kenaikan upah.

"Sehingga daya beli buruh turun 30 persen," tegas dia.

Berikut ini adalah 16 tuntutan buruh yang akan dibawa pada unjuk rasa May Day tanggal 14 Mei 2022 di depan Gedung DPR RI.

Baca juga: Subsidi Upah Pekerja Bergaji di Bawah Rp 3,5 Juta Gagal Cair Sebelum Lebaran, Ini Janji Menaker Ida di Hari Buruh

  1. Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
  2. Turunkan harga kebutuhan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM , dan gas.
  3. Sahkan RUU PPRT, Tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB
  4. Tolak upah murah
  5. Hapus outsourcing
  6. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih)
  7. Tolak kenaikan pajak PPn
  8. Sahkan RPP perlindungan ABK dan buruh migran
  9. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan
  10. Tidak boleh ada orang kelaparan di negri yang kaya
  11. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria
  12. Stop kriminalisasi petani
  13. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis
  14. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS
  15. Tolak perpanjangan masa jabatan presiden atau 3 periode
  16. Pemberdayaan sektor informal.

Baca juga: Serikat Pekerja: Buruh yang Sedang Dalam Proses Penyelesaian PHK THR-nya Harus Tetap Dibayarkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Poin-poin Nota Keuangan 2023, dari Pertumbuhan Ekonomi hingga Lifting Migas

Whats New
Seluruh Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Ingatkan Percepatan Vaksinasi 'Booster'

Seluruh Jawa-Bali PPKM Level 1, Kemendagri Ingatkan Percepatan Vaksinasi "Booster"

Whats New
Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan Turun jadi 7,5 Persen di 2023

Jokowi Targetkan Angka Kemiskinan Turun jadi 7,5 Persen di 2023

Whats New
Menaker Sebut Buruh yang Dirumahkan pada 2020-2021 Sudah Kembali Bekerja

Menaker Sebut Buruh yang Dirumahkan pada 2020-2021 Sudah Kembali Bekerja

Whats New
Strategi MenkopUKM, Modernisasi Koperasi Pangan hingga Gaet Generasi Muda

Strategi MenkopUKM, Modernisasi Koperasi Pangan hingga Gaet Generasi Muda

Whats New
Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Belanja Negara Tembus Rp 3.041 Triliun pada 2023, Berapa Anggaran yang Mengalir ke Daerah?

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen, 3 Saham Ini Catatkan Penguatan Paling Tinggi

IHSG Ditutup Menguat 0,57 Persen, 3 Saham Ini Catatkan Penguatan Paling Tinggi

Whats New
Cara Cek Nomor, Pulsa, dan Masa Aktif Kartu Axis 2022

Cara Cek Nomor, Pulsa, dan Masa Aktif Kartu Axis 2022

Spend Smart
BSU 2022 Kapan Cair? Menaker: Tunggu Arahan Menko Perekonomian

BSU 2022 Kapan Cair? Menaker: Tunggu Arahan Menko Perekonomian

Whats New
Andalkan APBN, Jokowi Patok Target Inflasi 2023 Jadi 3,3 Persen

Andalkan APBN, Jokowi Patok Target Inflasi 2023 Jadi 3,3 Persen

Whats New
Bluebird Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Timur Surabaya

Bluebird Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Timur Surabaya

Whats New
Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Biaya Rp 2.500, Simak Cara Transfer Antarbank via BI Fast di BRImo

Spend Smart
Cara Membuka Blokir ATM BCA dengan Mudah, Bisa Lewat HP

Cara Membuka Blokir ATM BCA dengan Mudah, Bisa Lewat HP

Whats New
Lebih Tinggi, Jokowi Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan 5,3 Persen

Lebih Tinggi, Jokowi Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan 5,3 Persen

Whats New
Pluang Dorong Percepatan Literasi Keuangan Para Investor

Pluang Dorong Percepatan Literasi Keuangan Para Investor

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.