Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Distribusi Minyak Goreng Curah Rp 14.000 ke Pasar Tradisional "Jalan di Tempat", Ini Kilah Bulog

Kompas.com - 06/05/2022, 09:00 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Distribusi minyak goreng curah Rp 14.000 ke pasar-pasar tradisional masih "jalan di tempat" hingga awal Mei 2022. Padahal, Perum Bulog sudah ditugaskan untuk melakukan distribusi sejak pekan terakhir April 2022.

Apa alasan Perum Bulog? 

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto menjelaskan pihaknya memang mendapatkan penugasan tersebut, namun hingga saat ini Bulog masih belum mendistribusikannya. 

Penyebabnya, Bulog belum mendapatkan petunjuk mekanisme pendistribusian minyak goreng curah tersebut dari kementerian terkait.

"Mekanisme pengadaan dan distribusinya kami masih menunggu petunjuk dari Kementerian terkait. Kami masih menunggu, nanti Rakortas Kemenko Perekonomian yang menentukan," ujar Mokhamad Suyamto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/5/2022).

Baca juga: Jika Ditugaskan, Bulog Mengaku Siap Awasi Distribusi Minyak Goreng

Bahan baku minyak goreng curah yang akan disalurkan belum ada...

Suyamto juga menambahkan, hingga saat ini pun pihaknya belum mendapatkan bahan baku minyak goreng curah yang rencananya akan disalurkan.

"Belum, nanti setelah ada penugasan, produsen minyak goreng akan kirim ke gudang Bulog," kaya Suyamto.

Untuk diketahui, pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk menjadi distributor minyak goreng curah.

Penugasan ini diharapkan dapat membantu menekan harga minyak goreng curah hingga mencapai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter.

Baca juga: Pemerintah Tugaskan Bulog Distribusikan Minyak Goreng Curah Murah

Penugasan Bulog

 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, distribusi minyak goreng curah ke masyarakat dengan harga Rp 14.000 per liter kini dilakukan dengan dua cara.

Pertama yaitu pembayaran selisih harga oleh Badan Pengelola Keuangan Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Kedua yaitu penugasan kepada Perum Bulog untuk melakukan distribusi minyak goreng curah ke masyarakat di pasar-pasar tradisional.

"Jadi kepada produsen yang biasanya mengekspor, tidak punya jaringan distribusi, maka dilakukan oleh Bulog untuk distribusinya," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual, Selasa (26/4/2022) yang lalu.

Baca juga: Ini Alasan Bulog Belum Laksanakan Penugasan Distribusi Minyak Goreng Curah Subsidi dari Pemerintah

(Penulis Elsa Catriana | Editor Akhdi Martin Pratama)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com