Berkat Olahan Mangrove, Ririn Bisa Buka Lapangan Kerja

Kompas.com - 09/05/2022, 12:05 WIB

Sebagai buah musiman, tentunya mengolah mangrove bukan perkara mudah. Ririn harus memastikan ketercukupan stok buah, pengolahan yang cepat, dan bisa bertahan hingga setahun. Sehingga butuh ketepatan dalam proses mengolahnya.

Selama pandemi ini, Ririn mengakui usahanya mengalami penurunan pendapatan akibat daya beli masyarakat yang menurun serta berkurangnya wisatawan yang datang ke Kota Pahlawan. Namun dengan berjualan secara online, ia mampu bertahan dalam usahanya tersebut.

“Kami menyiasatinya dengan melancarkan penjualan secara online dan memanfaatkan media sosial,” jelasnya.

Untuk memulai usaha ini, Ririn bergabung dengan SETC atau Sampoerna Entrepreneurship Training Center. SETC merupakan komunitas pelatihan kewirausahaan bagi UMKM dalam beragam aspek, seperti pemasaran, pengembangan produk, pemanfaatan ekonomi digital, kemasan produk, hingga manajemen keuangan.

Melalui pelatihan kewirausahaan SETC, Ririn memperoleh edukasi, bantuan, hingga fasilitas pendukung dalam menjalani usahanya. Ia juga dibekali dengan pelatihan digital marketing untuk mendukung penjualan produk di kanal digital.

“Media sosial bagi kami masih baru. Apalagi nggak paham bagaimana caranya digital marketing, tapi di SETC, saya diajari banyak hal tentang penjualan di marketplace. Jadi olahan mangrove yang saya beri nama SUMANO bisa memiliki packaging yang bagus. Saya juga belajar untuk berjualan di marketplace,” ungkapnya.

Kini, dengan bekal yang cukup dari SETC, Ririn terus mengembangkan berbagai olahan produk mangrove. Bermula dari olahan mangrove yang hanya dijadikan sirup, kini dirinya sudah bisa membuat 17 olahan produk yang berbeda dan inovatif.

“Banyak menjadi olahan makanan dan produk oleh-oleh khas dari Surabaya, sampai pernah diajari cara packaging sambal mangrove di SETC. Apalagi Surabaya kan juga terkenal dengan sambal yang enak dan pedas,” jelasnya.

Baca juga: 4 Tips Meningkatkan Omzet Penjualan Menjelang Hari Raya Lebaran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.