Kompas.com - 10/05/2022, 12:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan saat ini terdapat 36 perusahaan yang berada dalam daftar antrean atau pipeline dalam proses Initial Public Offering (IPO).

Dari jumlah tersebut 16 di antaranya merupakan perusahaan aset skala besar atau di atas Rp 250 miliar. 14 lainnya merupakan perusahaan aset skala menengah atau antara Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar, dan sisanya merupakan perusahaan aset skala kecil atau di bawah Rp 50 miliar, sebanyak 6 perusahaan.

“Hingga saat ini terdapat 36 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. (Sepanjang 2022) tercatat 19 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 18,3 triliun,” kata Nyoman kepada wartawan, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Nasib Saham GOTO: Harga Ambles di Bawah IPO, Market Cap Turun Rp 77,8 Triliun, tapi Tetap Masuk Top 5 Big Caps

Berdasarkan sektor, terdapat masing – masing 7 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals dan consumer cyclicals. Kemudian, terdapat 5 perusahaan dari sektor infrastructures, dan masing – masing 3 perusahaan dari sektor transportation & logistic, energy, serta properties & real estate. Selanjutnya, masing – masing 2 perusahaan dari sekor Basic Materials, Industrials, Technology, dan Healthcare.

Menurut Nyoman, dengan mempertimbangkan pemulihan ekonomi Indonesia yang semakin membaik dan beberapa indikator pasar modal yang juga menunjukkan pertumbuhan positif, pihaknya optimis penggalangan dana di pasar modal masih diminati.

“Kami optimis penggalangan dana di pasar modal Indonesia masih menjadi pilihan bagi perusahaan. Berdasarkan data pipeline saham saat ini, terlihat minat perusahaan untuk dapat melakukan penggalangan dana di pasar modal Indonesia relatif kondusif,” ujar dia.

Nyomen juga mengungkapkan, bahwa pihaknya terus berupaya memberikan kemudahan bagi semua tingkatan perusahaan untuk dapat melakukan penggalangan dana di pasar modal.

Dia bilang, beberapa kemudahan dan relaksasi diberikan bagi semua tingkatan perusahaan yang diwujudkan dengan berbagai penyesuaian peraturan dan penyusunan kajian terkait mekanisme pencatatan saham.

“Kami yakin, semua hal positif tersebut turut memberikan optimisme tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” tegas dia.

Baca juga: Anak Usaha Jasa Marga Ini Bakal IPO pada 2023

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal, APPBI Dukung Asalkan Pandemi Cepat Berlalu

Vaksin Booster Jadi Syarat Masuk Mal, APPBI Dukung Asalkan Pandemi Cepat Berlalu

Whats New
IHSG Turun 1,1 Persen, Rupiah Kian Melemah Jadi Rp 15.026 Per Dollar AS

IHSG Turun 1,1 Persen, Rupiah Kian Melemah Jadi Rp 15.026 Per Dollar AS

Whats New
Kemendag Mulai Pasarkan 5.000 Liter Minyakita Rp 14.000 Per Liter Hari Ini

Kemendag Mulai Pasarkan 5.000 Liter Minyakita Rp 14.000 Per Liter Hari Ini

Whats New
Health Insurtech Rey Rilis Asuransi Berbasis Membership, Harga Mulai Rp 35.000 Per Bulan

Health Insurtech Rey Rilis Asuransi Berbasis Membership, Harga Mulai Rp 35.000 Per Bulan

Whats New
Mendag Zulhas: Minyakita Sudah Ada Izin Edarnya, Siapa Saja Bisa Beli

Mendag Zulhas: Minyakita Sudah Ada Izin Edarnya, Siapa Saja Bisa Beli

Whats New
Kemenaker Minta Pengawas Ketenagakerjaan Berbenah Diri dan Dukung Iklim Investasi

Kemenaker Minta Pengawas Ketenagakerjaan Berbenah Diri dan Dukung Iklim Investasi

Whats New
ITDC Optimis Pembangunan Tahap 1 Tana Mori Berjalan Sesuai Target

ITDC Optimis Pembangunan Tahap 1 Tana Mori Berjalan Sesuai Target

Rilis
Lelang 7 Seri SUN, Pemerintah Kantongi Rp 13,8 Triliun

Lelang 7 Seri SUN, Pemerintah Kantongi Rp 13,8 Triliun

Whats New
Bapanas Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Idul Adha

Bapanas Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Idul Adha

Whats New
Punya Konsultan Penyehatan Keuangan Baru, Wanaartha Life Lanjutkan Penjajakan Investor

Punya Konsultan Penyehatan Keuangan Baru, Wanaartha Life Lanjutkan Penjajakan Investor

Whats New
Cara Tarik Tunai Mandiri di Indomaret, Cek Syarat dan Biaya Adminnya

Cara Tarik Tunai Mandiri di Indomaret, Cek Syarat dan Biaya Adminnya

Spend Smart
Kemenkeu Sudah Cairkan Rp 23 Triliun Buat Gaji ke-13 PNS hingga Pensiunan

Kemenkeu Sudah Cairkan Rp 23 Triliun Buat Gaji ke-13 PNS hingga Pensiunan

Whats New
Mau Tukar Dollar AS Hari Ini? Cek Dulu Kurs Rupiah di BRI hingga CIMB Niaga

Mau Tukar Dollar AS Hari Ini? Cek Dulu Kurs Rupiah di BRI hingga CIMB Niaga

Spend Smart
PM Sri Lanka: Negara Sudah Bangkrut, Inilah Kenyataannya

PM Sri Lanka: Negara Sudah Bangkrut, Inilah Kenyataannya

Whats New
IHSG Melemah, Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dollar AS

IHSG Melemah, Rupiah Tembus Rp 15.000 per Dollar AS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.