Ditugaskan Salurkan Minyak Goreng Curah, Bos Bulog: Tunggu Regulasi Penugasan

Kompas.com - 10/05/2022, 18:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, pihaknya siap menerima penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan minyak goreng curah.

Hanya saja Buwas, panggilan akrabnya, mengaku pihaknya masih menunggu regulasi penugasan untuk penyaluran.

"Penugasan ini harus ada regulasi kan karena Bulog tidak pernah dapat penugasan minyak goreng. Kalau penugasan beras sudah, jagung sudah. Minyak goreng belum ada nih makanya regulasinya lagi dibahas supaya tidak salah," ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Distribusi Minyak Goreng Curah Rp 14.000 ke Pasar Tradisional Jalan di Tempat, Ini Kilah Bulog

Lebih lanjut Buwas mengatakan, apabila regulasinya sudah selesai, pihaknya akan mendistribusikan stok minyak goreng dari produsen langsung ke pasar. Sementara untuk harganya, dia menyebutkan akan dibanderol Rp 14.000 per liter.

"Targetnya konsumen akhir bisa membeli minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter. Kalaupun harganya misal ada selisih dipatok Rp 14.000 tapi bulog menjual Rp 16.000 maka Rp 2.000 akan disubsidi pemerintah," jelas Buwas.

Buwas juga menekankan penugasan ini nantinya akan menyesuikan dengan aturan regulasi yang saat ini, kata dia, masih belum diterima oleh Bulog.

Baca juga: Pemerintah Tugaskan Bulog Distribusikan Minyak Goreng Curah Murah

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada keputusan. Kalau kami dari Bulog (berharap) secepatnya, kita sudah siap. Entah itu nanti dari Kementerian Perekonomian, Kementerian Perindustrian atauapun Kementerian Perdagangan itu yang kami tunggu," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk menjadi distributor minyak goreng curah. Penugasan ini diharapkan dapat membantu menekan harga minyak goreng curah hingga mencapai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter.

Baca juga: Ini Alasan Bulog Belum Laksanakan Penugasan Distribusi Minyak Goreng Curah Subsidi dari Pemerintah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.