RILIS BIZ

Selama 2021, Pyridam Farma dan PYFA Group Catatkan Peningkatan Penjualan 127 Persen

Kompas.com - 11/05/2022, 15:22 WIB


KOMPAS.com - PT Pyridam Farma Tbk dan entitas anaknya, PYFA Group, mencatatkan kenaikan penjualan bersih yang signifikan, yaitu 127 persen menjadi Rp 630,5 miliar pada 2021 dibandingkan 2020, yakni Rp 277,4 miliar.

Kenaikan tersebut dinilai melampaui target perseroan yang direncanakan naik minimal 50 persen dari tahun sebelumnya.

Adapun kontribusi terbesar penjualan bersih PYFA Group masih berasal dari produk farmasi dan maklon sebanyak 76 persen. Kemudian, 24 persen sisanya berasal dari produk kesehatan.

Pihak PYFA Group meneyebut, meski kontribusinya secara keseluruhan tak begitu besar, penjualan bersih produk kesehatan PYFA Group naik siginifikan hingga 308 persen atau empat kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Selama 2021, penjualan dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) naik dikarenakan perseroan melakukan banyak inovasi dari segi produk dan juga peningkatan efisiensi dari segi operasional,” ujar Direktur PYFA Group Yenfrino Gunadi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (11/5/2022).

Hal itu, lanjut Yenfrinfo, memacu pihaknya untuk terus menghadirkan produk yang terbaik.

“Kami terpacu untuk memajukan industri healthcare di Indonesia,” tambahnya.

Peningkatan signifikan pada EBITDA selama 2021, kata dia, meningkat 85 persen dibandingkan 2020.

Ilustrasi pelanggan melakukan pembelian obat secara online.Dok Pyridam Farma Ilustrasi pelanggan melakukan pembelian obat secara online.

Sementara itu, rasio beban operasional terhadap penjualan bersih mengalami penurunan dari 48 persen pada 2020 menjadi 35 persen pada 2021.

Hal itu menandakan adanya peningkatan efisiensi biaya perseroan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, PYFA Group akan terus melakukan inovasi baru dengan bertambahnya produk innovator baru dan juga kerja sama dengan perusahaan farmasi lainnya seperti Mundipharma, Daewoong Pharma, dan Merz untuk menghadirkan produk unggulan guna memajukan industri healthcare di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebanyak 58.275 Hewan Ternak Sudah Divaksin Penyakit Mulut dan Kuku

Sebanyak 58.275 Hewan Ternak Sudah Divaksin Penyakit Mulut dan Kuku

Whats New
Asosiasi Serikat Pekerja Tolak Revisi UU PPP dan Layangkan 'Judicial Review'

Asosiasi Serikat Pekerja Tolak Revisi UU PPP dan Layangkan "Judicial Review"

Rilis
Subsidi Energi Harus Tepat Sasaran untuk Atasi Gejolak Tingginya Harga Minyak Dunia

Subsidi Energi Harus Tepat Sasaran untuk Atasi Gejolak Tingginya Harga Minyak Dunia

Whats New
Putra Sulung Erick Thohir Diangkat Jadi Komut di Mahaka Media

Putra Sulung Erick Thohir Diangkat Jadi Komut di Mahaka Media

Whats New
IHSG Berakhir Merah, Rupiah Menguat

IHSG Berakhir Merah, Rupiah Menguat

Whats New
Dua Tersangka KSP Indosurya Bebas, Nasabah Diminta Tidak Perlu Khawatir

Dua Tersangka KSP Indosurya Bebas, Nasabah Diminta Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam Industri di Kemendag Tahun 2018 Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Impor Garam Industri di Kemendag Tahun 2018 Naik ke Tahap Penyidikan

Whats New
Gara-gara Biaya Admin, Pria yang Robek Buku Rekening BRI Minta Maaf

Gara-gara Biaya Admin, Pria yang Robek Buku Rekening BRI Minta Maaf

Whats New
Jumlah Kantor Cabang Kian Menyusut, Bagaimana Nasib Karyawan Bank?

Jumlah Kantor Cabang Kian Menyusut, Bagaimana Nasib Karyawan Bank?

Whats New
Catat Biaya Admin BSI Berdasarkan Jenis Tabungan dan Kartu ATM

Catat Biaya Admin BSI Berdasarkan Jenis Tabungan dan Kartu ATM

Spend Smart
PT Mahaka Media Masih Rugi Rp 35,8 Miliar Sepanjang 2021

PT Mahaka Media Masih Rugi Rp 35,8 Miliar Sepanjang 2021

Whats New
DPR dan Pemerintah Sepakati Postur RAPBN 2023, Berikut Rinciannya

DPR dan Pemerintah Sepakati Postur RAPBN 2023, Berikut Rinciannya

Whats New
240.944 Hewan Ternak Terjangkit PMK, 78.626 Ekor di Antaranya Sudah Sembuh

240.944 Hewan Ternak Terjangkit PMK, 78.626 Ekor di Antaranya Sudah Sembuh

Whats New
Kasus Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara hingga Rp 8,8 Triliun

Kasus Korupsi Garuda Indonesia Rugikan Negara hingga Rp 8,8 Triliun

Whats New
Ekonom Nilai Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Mempersulit Konsumen dan Pedagang

Ekonom Nilai Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi Mempersulit Konsumen dan Pedagang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.