Industri Asuransi Perjalanan Canangkan Target Tinggi di 2022

Kompas.com - 12/05/2022, 13:13 WIB

Ia menjelaskan, produk ini mencakup semua jenis perjalanan, mulai dari perjalanan menggunakan mobil atau perjalanan darat, perjalanan laut, hingga perjalanan jauh menggunakan pesawat. Nasabah juga dapat mengatur sendiri masa perlindungannya, masa aktifnya, hingga uang pertanggungannya.

Sepenabuhan menanggapi potensi yang ada, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Bern Dwyanto juga berharap asuransi perjalanan akan tumbuh baik pada tahun 2022 ini.

"Secara spesifik tidak ditargetkan, namun diharapkan dapat mencapai angka Rp 500 miliar," ujar dia kepada Kompas.com, Rabu (11/5/2022).

Berdasarkan catatannya, estimasinya penerimaan premi asuransi perjalanan sejak Januari hingga Mei 2022 sebesar Rp 300 miliar.

Hasil tersebut diakui Bern masih jauh dari pendapatan premi asuransi perjalanan pada tahun 2019.

Ia bilang, jumlah premi yang berhasil dikumpulkan dari asuransi perjalanan pada tahun 2019 sebesar Rp 765 miliar.

Meskipun begitu, pendapatan premi dari asuransi perjalanan menunjukkan pertumbuhan dibandingkan dua tahun belakangan.

Ia menjelaskan, estimasi jumlah ini meningkat sekitar Rp 100 miliar dibandingkan momen mudik lebaran tahun 2021 yang ada di angka Rp 200 miliar.

Sementara, pada tahun 2020 premi asuransi perjalanan pada periode Januari hingga Maret pada saat Ramadhan ada di angka Rp 100 miliar.

Untuk mendongkrak kinerja asuransi perjalanan, Bern menyebut pentingnya kebijakan pemerintah untuk melonggarkan perjalanan domestik, maupun perjalanan luar negeri.

Selain itu, menurut dia asuransi perjalanan juga mampu meningkatkan kinerjanya dengan melakukan kerja sama dengan travel agent, kerja sama dengan maskapai penerbangan, dan kerja sama dengan agen perjalanan religius/keagamaan.

Dengan strategi itu, ia berharap pada tahun ini penerimaan premi dari asuransi perjalanan akan terus meningkat.

Namun demikian, ia menyadari asuransi perjalanan memang belum memiliki porsi yang besar dibandingkan jenis asuransi lainnya. Sedikit catatan, ia menyebut kontribusi asuransi perjalanan terhadap total premi industri asuransi umum memang tidak lebih dari 1 persen atau kurang lebih hanya 0,9 persen.

Baca juga: Apa Itu Asuransi Pengiriman? Simak Model dan Jenisnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.