Masih Tertekan, IHSG Ditutup Anjlok 3,17 Persen ke Level 6.599

Kompas.com - 12/05/2022, 15:47 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/5/2022). Sepanjang hari ini IHSG tak sekalipun menyentuh zona hijau.

IHSG ditutup turun 216,36 poin (3,17 persen) pada level 6.599,84. Asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp 721,37 miliar pada perdagangan hari ini.

Melansir RTI, terdapat 97 saham yang hijau, 480 saham merah, dan 112 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 18,07 triliun dengan volume 23,9 miliar saham.

Baca juga: Portofolio KPR BCA Tembus Rp 100 Triliun

Net sell asing tertinggi dicatatkan oleh Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp 806,6 miliar. BBCA seharian ini ambles 4,9 persen ke level Rp 7.275 per saham. Adapun total transaksi BBCA mencapai Rp 1,8 triliun dengan volume 240,5 juta saham

Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga mencatatkan aksi jual bersih tertinggi sepanjang perdagangan sebesar Rp 149,7 miliar. BBRI melemah 3,7 persen pada posisi Rp 4.320 per saham. BBRI mencatatkan total transaksi sebesar Rp 907,5 miliar dengan volume 207,4 juta saham.

Saham yang menahan indeks dipimpin oleh Adaro Minerals (ADMR) yang ambles 6,9 persen ke level Rp 2.280 per saham. Dilanjutkan oleh Elang Mahkota Teknologi (EMTK) yang terperosok 6,6 persen pada level Rp 2.390 persen, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) di posisi Rp 8.200 per saham atau melemah 6,5 persen.

Sementara saham yang menopang indeks antara lain Sumber Global Energy (SGER) yang melesat 17,8 persen ke posisi Rp 3.240 per saham. Kemudian, Sidomulyo Selaras (SDMU) di posisi Rp 108 per saham atau meroket 13,6 persen. Dilanjutkan oleh Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) yang menanjak 7,17 persen ke posisi Rp 2.690 per saham.

Baca juga: Viral Unggahan UMKM soal Harga Makanan di GoFood Lebih Mahal, Ini Tanggapan Gojek

Bursa Asia merah dengan penurunan Nikkei 1,7 persen, Hang Seng Hong Kong 2,2 persen, Shanghai Komposit 0,12 persen, dan Strait Times 1,4 persen.

Selai itu, Bursa Eropa juta bergerak di zona merah dengan penurunan Xetra Dax 1,7 persen, dan FTSE melemah 1,9 persen.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini melemah.

Berdasarkan Bloomberg, mata uang garuda berada di level Rp 14.594 per dollar AS, atau melemah 44 poin (0,3 persen).

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.585 per dollar AS pada Kamis (11/5/2022), atau melemah dibandingkan sebelumnya Rp 14.546 per dollar AS.

Baca juga: 10 Negara dengan Tingkat Inflasi Tertinggi, Indonesia Termasuk?

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Pluang: Inklusi Finansial Masih Jauh Tertinggal dari Inklusi Digital

Whats New
Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Pastikan Daging Kerbau Impor Bebas PMK, Bulog Kirim Tim ke India

Whats New
Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Komisi VI DPR Dukung BNI dan Jamkrindo Fasilitasi Petani Bogor Ekspor Tanaman ke Belanda

Whats New
Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Ini Daftar 12 Outlet Holywings di Jakarta yang Izin Usahanya Dicabut

Whats New
Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Garuda Diminta Fokus Layani Penerbangan Domestik, Erick Thohir: Ngapain Kita Bisnis Gaya-gayaan...

Whats New
Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Dari Pelonggaran PPKM hingga Peningkatan Permintaan GrabCar, Ekonomi Mulai Pulih?

Work Smart
3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

3 Persen Kreditur Garuda Tak Setujui Restrukturisasi, Erick Thohir: Mungkin Akan Tertinggal Pembayarannya

Whats New
Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Tetap Ingin Berkurban Meski Ada Wabah PMK? Simak Aturannya

Whats New
Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Menperin Ajak Perusahaan Asal Prefektur Aichi Investasi di Indonesia

Rilis
Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Rincian Biaya Admin BRI Tabungan BritAma hingga Simpedes

Spend Smart
Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Perkuat Sistem Perpajakan, Indonesia Dapat Pinjaman Rp 11 Triliun dari Bank Dunia

Whats New
Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Menang PKPU, Erick Thohir Pastikan Garuda Indonesia Disuntik PMN Rp 7,5 Triliun

Whats New
Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Iming-iming Mendag Zulhas ke Produsen Migor: Ada Kompensasi Ekspor CPO, Asalkan...

Whats New
Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Partai Buruh Ajukan Judicial Review Revisi UU PPP ke Mahkamah Konstitusi

Whats New
Angkat Cinta Laura Jadi Komisaris, Perusahaan Ini Ganti Fokus Bisnis ke EBT

Angkat Cinta Laura Jadi Komisaris, Perusahaan Ini Ganti Fokus Bisnis ke EBT

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.