Laba Bersih Pelita Samudera Shipping Melonjak 289 Persen Menjadi Rp 144,5 Miliar Kuartal I-2022

Kompas.com - 12/05/2022, 17:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mencatatkan pertumbuhan laba bersih pada kuartal I tahun 2022 sebesar 9,9 juta dollar AS atau melesat 289 persen menjadi 9,9 juta dollar AS yang setara dengan Rp 144,5 miliar (kurs Rp 14.588 pr dollat AS).

Meningkatnya laba bersih sekaligus menaikkan laba per saham menjadi Rp 28. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan usaha perseroan sebesar 26,8 juta dollar AS, untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret 2022 atau naik 31 persen yoy.

“Pertumbuhan pendapatan usaha ditopang oleh meningkatnya pendapatan dari sewa berjangka segmen kapal tunda dan tongkang dan kapal curah besar,” kata Direktur Utama PSSI, Iriawan Ibarat dalam public expose di Jakarta Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Pelita Samudera Shipping Cetak Pendapatan Rp 1,5 Triliun di Tahun 2021

Iriawan menjelaskan, imbas lonjakan harga komoditas internasional pada Kuartal I-2022 turut berkontribusi pada melambungnya pendapatan usaha, di antaranya karena adanya permintaan layanan angkutan komoditas yang tinggi.

Munculnya peraturan pemerintah Indonesia yang melarang ekspor batubara pada Januari 2022, berimbas pada menurunnya volumenya pengangkutan secara drastis. Namun, perseroan berhasil menghasilkan pendapatan usaha dan pemasukan lain.

Baca juga: Laba Bersih Pelita Samudera Shipping Melonjak 193 Persen pada Kuartal III-2021

Ini tercermin dari perolehan laba kotor 9,6 juta dollar AS dengan marjin laba kotor 36 persen. Sementara EBITDA Perseroan tercatat 11,9 juta, meningkat 78 persen (yoy), yang mewakili peningkatan marjin EBITDA sebesar 44 persen dari 33 persen tahun lalu.

“Pertumbuhan laba dan marjin laba kotor meningkat sebagian besar karena kinerja yang baik pada semua aset dengan biaya yang dapat dikelola. Kontribusi signifikan juga berasal dari pendapatan sewa berjangka, sekitar 64 persen ke pendapatan,” jelas dia.

Rasio Keuangan Perseroan sejauh ini berada pada kondisi baik, dengan kas dan setara kas sebesar 29 juta dollar AS. Dan untuk rasio Kewajiban terhadap Ekuitas sebesar 12 persen, lebih rendah dari tahun sebelumnya, yaitu 33 persen, berkat pelunasan pinjaman bank sebesar 10 juta dollar AS pada Januari 2022.

“PSSI sangat sehat secara keuangan dan bisa fokus untuk pengembangan usaha yang berkelanjutan,” tegas Iriawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Energi, Jokowi Fokus Cegah Kenaikan Harga Minyak Goreng

Whats New
Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak via Online dengan KTP

Whats New
Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Raup Rp 1,47 Triliun, Laba Antam Melonjak 132 Persen pada Kuartal I 2022

Whats New
Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Habis Resign atau di-PHK? Ini Cara Pindah BPJS Kesehatan ke Mandiri

Work Smart
Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Apa Perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan?

Whats New
Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari 'Middle Income Trap'

Ini Jurus Sri Mulyani Keluarkan Indonesia dari "Middle Income Trap"

Whats New
Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Bantah Pembangunan IKN Minim Pendanaan, Luhut: UEA Siapkan Investasi 20 Miliar Dollar AS

Whats New
Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Monitoring Karantina Sapi di Cilegon, SYL: PMK Ada, tetapi Bisa Disembuhkan

Whats New
Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Simak Denda BPJS Kesehatan jika Telat Bayar Iuran dan Cara Mengeceknya

Spend Smart
Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Pandemi Covid-19 Memasuki Fase Endemi, Industri Pernikahan Kembali Menggeliat

Whats New
Lazada Bagi-bagi Hadiah ke 10 Penggunanya, Ada yang Dapat Voucher 10 Juta

Lazada Bagi-bagi Hadiah ke 10 Penggunanya, Ada yang Dapat Voucher 10 Juta

Spend Smart
Ekonomi Mulai Pulih, PLN Tambah Pasokan Listrik di Kawasan Bisnis Jakarta

Ekonomi Mulai Pulih, PLN Tambah Pasokan Listrik di Kawasan Bisnis Jakarta

Whats New
Prosedur, Syarat, dan Biaya Mutasi Motor di Samsat Tanpa Calo

Prosedur, Syarat, dan Biaya Mutasi Motor di Samsat Tanpa Calo

Spend Smart
[POPULER MONEY] Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng | NIK Bakal Jadi NPWP Mulai 2023,

[POPULER MONEY] Konglomerat yang Kaya Raya berkat Minyak Goreng | NIK Bakal Jadi NPWP Mulai 2023,

Whats New
Ini Rincian Lengkap Biaya Haji 2022 Per Embarkasi

Ini Rincian Lengkap Biaya Haji 2022 Per Embarkasi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.