Kompas.com - Diperbarui 27/06/2022, 20:16 WIB

Berikut rincian biaya admin BRI BritAma Bisnis:

  • Setoran awal: Rp 1 juta
  • Biaya kartu: Gratis
  • Biaya admin bulanan: Gratis (ratas saldo min. 5 Juta)
  • Saldo minimum: Rp 50.000
  • Biaya penutupan rekening: Rp 50.000

Baca juga: BRI Targetkan Penyaluran Kredit BRIguna Digital Capai Rp 1 Triliun pada 2022

Biaya admin BRI Simpedes

Tabungan Simpedes adalah simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan dengan mata uang rupiah yang dapat dilayani di KC/KCP/BRI Unit/Kantor Kas/Teras BRI. Penyetoran dan pengambilannya tidak dibatasi baik frekuensi maupun jumlahnya sepanjang memenuhi aturan yang berlaku.

Berikut rincian biaya admin BRI Simpedes:

  • Setoran awal: Rp 100.000.
  • Setoran berikutnya: Rp 10.000.
  • Biaya admin BRI saldo berapapun: Rp 5.500.
  • Biaya admin BRI untuk penarikan di teller (kurang dari Rp 2,5 juta): Rp 10.000.
  • Biaya admin Bank BRI untuk penarikan di teller (Rp 2,5 juta-5 juta): Rp 10.000.
  • Saldo minimum mengendap: Rp 50.000.
  • Denda di bawah saldo minimum: Rp 5.000.
  • Biaya tutup rekening: Rp 25.000.
  • Biaya admin BRI untuk buku rusak: Rp 25.000.
  • Biaya admin BRI untuk buku penuh: Gratis.
  • Limit penarikan tunai per hari: Rp 5 juta.

Baca juga: BI: Ekonomi Bisa Tumbuh 4,5-5,3 Persen, Tapi Tergantung Ketepatan Normalisasi Kebijakan

Biaya admin BRI Simpedes TKI

Simpedes TKI adalah tabungan yang diperuntukan bagi para TKI untuk mempermudah transaksi mereka termasuk untuk penyaluran/penampungan gaji TKI.

Berikut rincian biaya admin BRI Simpedes TKI:

  • Setoran awal: Rp 10.000.
  • Setoran berikutnya: Rp 10.000.
  • Biaya admin BRI bulanan: Rp 3.000.
  • Biaya admin BRI untuk penarikan di teller (kurang dari Rp 2,5 juta): Rp 10.000.
  • Biaya admin Bank BRI untuk penarikan di teller (Rp 2,5 juta-5 juta): Rp 10.000.
  • Saldo minimum mengendap: Rp 10.000.
  • Denda di bawah saldo minimum: Rp 5.000.
  • Biaya tutup rekening: Rp 25.000.
  • Biaya admin BRI untuk buku rusak: Rp 5.000.
  • Biaya admin BRI untuk buku penuh: Gratis.
  • Biaya Pemeliaharaan Kartu ATM: Rp 1.500
  • Limit penarikan tunai per hari: Rp 5 juta.

Baca juga: Krakatau Steel Catatkan Laba Bersih Rp 508,74 miliar per April 2022

Biaya admin BRI Simpedes Bisa

Tabungan Simpedes Bisa adalah produk tabungan yang memiliki fungsi beragam yaitu menabung, transaksi, investasi (BRIFINE) dan proteksi melalui opsi pembelian asuransi mikro sehingga memudahkan nasabah dalam melakukan pengelolaan keuangan dalam satu kepemilikan rekening.

Berikut rincian biaya admin BRI Simpedes Bisa:

  • Setoran awal: Rp 50.000
  • Biaya kartu: GPN Classic Rp 2.500, GPN Gold Rp 6.000
  • Biaya administrasi bulanan: –
  • Saldo minimum: –
  • Biaya penutupan rekening: Rp 25.000
  • Saldo tetap minimum pos impian: Rp 50.000
  • Saldo tetap minimum pos investasi: Rp 50.000
  • Pencairan Sebagian Pos impian: Maksimal 50 persen dari total saldo
  • Biaya admin pencairan sebagaian pos impian: Rp 25.000
  • Biaya admin penutupan sebelum jatuh tempo pos impian: Rp 50.000

Nah, itulah informasi seputar biaya admin BRI atau biaya bulanan BRI yang perlu diketahui calon nasabah sebelum membuka rekening tabungan.

Baca juga: Survei Membuktikan Gen Z Pilih GoPay pada Ajang YCA 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Whats New
Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Whats New
Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Rilis
BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

Whats New
Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Whats New
Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Rilis
Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Rilis
Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Whats New
Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Whats New
23 UKM Terpilih Jadi Penyedia Official Merchandise G20, Bagaimana Kurasinya?

23 UKM Terpilih Jadi Penyedia Official Merchandise G20, Bagaimana Kurasinya?

Whats New
Luhut Minta PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan Saat KTT G20 di Bali

Luhut Minta PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan Saat KTT G20 di Bali

Whats New
Wings Group Bantah Ada Kandungan Etilen Oksida Dalam Mie Sedaap

Wings Group Bantah Ada Kandungan Etilen Oksida Dalam Mie Sedaap

Whats New
Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di 5 Persen

Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di 5 Persen

Whats New
Erick Thohir: Penugasan-penugasan di BUMN itu 'Tends to Corrupt...'

Erick Thohir: Penugasan-penugasan di BUMN itu "Tends to Corrupt..."

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.