Mata Garuda Banten
Perkumpulan Alumni Beasiswa LPDP di Provinsi Banten

Perkumpulan alumni dan awardee beasiswa LPDP di Provinsi Banten. Kolaborasi cerdas menuju Indonesia emas 2045.

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Kompas.com - 17/05/2022, 07:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Tingkat konsumsi masyarakat pada kuartal-1 2022 mencapai level tertinggi sepanjang pandemi sebagai efek dari pelonggaran pembatasan pemerintah dalam menghadapi COVID-19.

Saat itu, para pekerja telah dapat kembali bekerja di kantor dengan “normal” dari yang sebelumnya hanya bisa bekerja dari rumah (WFH).

Selain itu, peran pemerintah terasa untuk meringankan beban UMKM secara khusus dengan menyediakan stimulasi sebelumnya seperti:

  1. Pemberian subsidi bunga sebesar 6 persen untuk 3 bulan pertama dan 3 persen untuk 3 bulan kedua.
  2. Pemberian insentif pajak UMKM sebesar 5 persen hingga akhir tahun.
  3. Penjaminan kredit modal melalui BUMN penjamin, yaitu Jamkrindo dan Askrindo.

Tentu saja ini adalah kabar baik buat kita semua. Belum lagi melihat pertumbuhan di sektor digital, di mana semakin banyak usaha yang mulai migrasi ke ekosistem digital dari sebelumnya luring.

Contoh paling sederhana adalah beberapa perusahaan toko digital seperti Tokopedia, Shopee, dll, yang sangat berkontribusi dalam mendistribusikan produk-produk UMKM kepada para konsumen melalui transaksi digital.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi repot untuk keluar ke toko untuk sekadar berbelanja, serta memudahkan penjual untuk menjajakan produknya serta menghidupkan para pelaku sektor transportasi logistik.

Sektor jasa konstruksi

Akan tetapi, terlihat bahwa para pelaku industri UMKM di sektor konstruksi masih mengalami kendala dalam mengikuti arus positif yang sudah ada.

Hal ini dapat terlihat dari data penyaluran kredit ke UMKM yang masih didominasi oleh bidang perdagangan besar dan eceran, yang mencapai lebih dari sepuluh kali lipat kredit untuk UMKM bidang konstruksi.

Tren ini dapat dipandang sebagai efek dari setidaknya dua praktik dalam industri tersebut.

Pertama, yaitu karena proyek-proyek konstruksi yang sifatnya strategis selama ini cenderung didominasi oleh pihak BUMN konstruksi serta kontraktor besar sebagai pelaksananya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbauan Kemenhub soal Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Ini Jadi Pengingat

Imbauan Kemenhub soal Harga Tiket Pesawat, Garuda Indonesia: Ini Jadi Pengingat

Whats New
Hati-hati, Ada Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang

Hati-hati, Ada Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jakarta-Tangerang

Whats New
Lowongan Kerja Honda Prospect Motor  untuk D3 hingga S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Lowongan Kerja Honda Prospect Motor untuk D3 hingga S1, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Dugaan Penggelapan Premi Wanaartha Life,  Bagaimana Nasib Cicilan Nasabah? Ini Kata Manajemen

Dugaan Penggelapan Premi Wanaartha Life, Bagaimana Nasib Cicilan Nasabah? Ini Kata Manajemen

Whats New
Mampukah IHSG Lanjutkan Tren Penguatan?

Mampukah IHSG Lanjutkan Tren Penguatan?

Whats New
[POPULER MONEY] Saat Jokowi, Erick Thohir, dan Ganjar Pranowo 'Tampil' di Solo Car Free Day | Indonesia Pelaris Kereta Cepat China

[POPULER MONEY] Saat Jokowi, Erick Thohir, dan Ganjar Pranowo "Tampil" di Solo Car Free Day | Indonesia Pelaris Kereta Cepat China

Whats New
Ini Tantangan Ekonomi Indonesia pada Semester II 2022

Ini Tantangan Ekonomi Indonesia pada Semester II 2022

Whats New
Pemerintah: PMK Ada, tetapi Bisa Dikendalikan dan Tidak Membahayakan Manusia

Pemerintah: PMK Ada, tetapi Bisa Dikendalikan dan Tidak Membahayakan Manusia

Whats New
Mengenal Apa Itu ETF dan Bedanya dengan Reksa Dana Biasa

Mengenal Apa Itu ETF dan Bedanya dengan Reksa Dana Biasa

Earn Smart
Cara Bayar Indihome lewat ATM BCA, BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Bayar Indihome lewat ATM BCA, BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Spend Smart
Rincian Biaya Admin BCA, BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri

Rincian Biaya Admin BCA, BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 40 Sudah Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 40 Sudah Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Whats New
Watsons 8.8 Shopathon Kembali Digelar, Cek Promonya

Watsons 8.8 Shopathon Kembali Digelar, Cek Promonya

Spend Smart
Limit Transfer BRI Berdasarkan Jenis Kartu ATM dan Transaksinya

Limit Transfer BRI Berdasarkan Jenis Kartu ATM dan Transaksinya

Spend Smart
Momen Bahagia Sopir Taksi, Bisa Naik Haji hingga Kuliahkan Tiga Anaknya Berkat Blue Bird

Momen Bahagia Sopir Taksi, Bisa Naik Haji hingga Kuliahkan Tiga Anaknya Berkat Blue Bird

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.