Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Kompas.com - 17/05/2022, 10:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 berencana melakukan aksi damai. Langkah ini diambil lantaran kasus gagal bayar yang dialami perusahaan tersebut tak kunjung rampung.

Koordinator Aksi Serentak Korban Gagal Bayar AJB Bumiputera 1912 Fien Mangiri memaparkan, aksi damai akan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 23-25 Mei 2022.

"Peserta aksi adalah korban AJB Bumiputera 1912 yang klaim polisnya belum dibayarkan," kata Fien kepada Kompas.com, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Hasil Fit and Proper Test BPA AJB Bumiputera 1912 Diumumkan Hari Ini?

Aksi long march ke Gedung DPR, ke OJK dan ke Istana Merdeka

Ia menambahkan, rencananya aksi akan dilakukan di tiga lokasi berbeda yakni di Gedung DPR, Gedung OJK, dan ketiga adalah Istana Merdeka.

Ia menyebut, akan ada aksi longmarch dari Wisma Bumiputera ke Istana Merdeka.

Aksi ini dilakukan karena pihaknya kecewa dengan proses penyelesaian kasus yang jauh dari harapan.

Baca juga: AJB Bumiputera Setor 11 Nama Anggota BPA ke OJK, Simak Nama-namanya

Minta Jokowi turun tangan

 

Adapun dalam tuntutannya, pihaknya meminta perhatian, pertolongan, dan bantuan dari Presiden Jokowi untuk segera menyelesaikan kasus gagal bayar AJB Bumiputera 1912.

"Kami juga meminta DPR sebagai wakil rakyat yang berada di pihak kami sebagai korban untuk mendesak AJB Bumiputera menyelesaikan pembayaran klaim polis yang bertahun-tahun belum dibayarkan, berikan kami kepastian," imbuh dia.

Baca juga: Kecewa, Korban AJB Bumiputera 1912 Ancam Lapor Polisi hingga Gelar Demo

Ia meminta DPR untuk membantu korban. Pasalnya, korban menolak kerugian ditanggung bersama karena bentuk badan usaha Mutual AJB Bumipitera 1912.

Sedangkan, kepada OJK pihaknya meminta izin agar aset yang dimiliki Bumiputera boleh dijual demi membayar klain dari dana cadangan.

Baca juga: Ada Potensi Klaim Rp 9,6 Triliun, Bagaimana AJB Bumiputera Membayarnya?

Tanggapan AJB Bumiputera

Pada saat dilakukan aksi damai, ia menjelaskan, pihaknya juga akan melakukan absen dan pengumpulan status akhir klaim yang dikumpulkan sebagai bukti korban Bumiputera. Ia tidak ingin ada penyusup dalam aksi yang nanti akan dilakukan.

Perihal adanya berita yang akan mengumumkan Badan Perwakilan Anggota (BPA) yang lolos fit and proper test, pihaknya mengaku kekeh akan tetap menggelar aksi damai itu.

"Iya, aksi akan tetap kita lakukan walaupun sudah ada BPA. Pengalaman Bumiputera sudah mulai macet tidak melakukan pembayaran klaim sejak tahun 2018 yang saat itu masih ada BPA," tandas dia.

Berbeda, perkumpulan pemegang polis yang tergabung dalam Persatuan Korban Bumiputera 1912 Indonesia (PKBI) mengatakan tidak akan ikut aksi pada tanggal 23-25 Mei 2022.

"Berhubungan sudah ditetapkan hasil fit and proper test, maka untuk sementara PKBI tidak akan ikut aksi ke OJK pada tanggal 23-25 Mei 2022. PKBI akan melakukan aksi ke Kejaksaan Tinggi agar segera merespons pengaduan PKBI," kata dia kepada Kompas.com, Selasa (17/5/2022).

Sebagai informasi, Sekretaris Perusahaan Bumiputera 1912, M. Hery Darmawansyah mengatakan, hasil dari fit and proper test BPA AJB Bumiputera akan diumumkan pada hari Selasa (17/5/2022).

"Kami masih menunggu arahan pimpinan dan besok Selasa akan dibahas tindak lanjut dari hasil pengumuman itu," kata dia kepada Kompas.com Senin, (16/5/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Diminta Perlu Mewaspadai Peningkatan Inflasi

Pemerintah Diminta Perlu Mewaspadai Peningkatan Inflasi

Whats New
Pekan Depan, Kemendag Kirim 1.000-3.000 Ton Minyakita ke Papua dan Maluku

Pekan Depan, Kemendag Kirim 1.000-3.000 Ton Minyakita ke Papua dan Maluku

Whats New
Pantau Bapok di Pasar Raya Padang, Mendag Zulhas: Stok Melimpah, Harga Cenderung Turun

Pantau Bapok di Pasar Raya Padang, Mendag Zulhas: Stok Melimpah, Harga Cenderung Turun

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 40 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syaratnya

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 40 Dibuka, Simak Cara Daftar dan Syaratnya

Work Smart
Luhut Sebut Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

Luhut Sebut Tesla Sudah Teken Kontrak Pembelian Nikel dari 2 Perusahaan di Indonesia

Whats New
Ekspansi EBT, Grup Astra Melalui UNTR Tambah Kepemilikian Saham ARKO

Ekspansi EBT, Grup Astra Melalui UNTR Tambah Kepemilikian Saham ARKO

Whats New
Lion Air Group: Penerbangan Wings Air dengan Pesawat ATR Merugi, tapi Tetap Beroperasi

Lion Air Group: Penerbangan Wings Air dengan Pesawat ATR Merugi, tapi Tetap Beroperasi

Whats New
Pembangkit Ekonomi (Masih) Bertenaga Batubara

Pembangkit Ekonomi (Masih) Bertenaga Batubara

Whats New
Sambut HUT RI, Pegadaian Bebaskan Bunga Pinjaman Selama 45 Hari

Sambut HUT RI, Pegadaian Bebaskan Bunga Pinjaman Selama 45 Hari

Whats New
Kondisi Ekonomi 2023 Diprediksi Lebih Sulit, Mampukah Indonesia Bertahan?

Kondisi Ekonomi 2023 Diprediksi Lebih Sulit, Mampukah Indonesia Bertahan?

Whats New
Sambut Tanggal Cantik 8.8, Simak Restoran yang Tebar Diskon Spesial

Sambut Tanggal Cantik 8.8, Simak Restoran yang Tebar Diskon Spesial

Whats New
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan dengan Mudah Tanpa Harus Keluar Rumah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan dengan Mudah Tanpa Harus Keluar Rumah

Spend Smart
Kata Erick Thohir, Ini Peran BUMN untuk Ekonomi Indonesia

Kata Erick Thohir, Ini Peran BUMN untuk Ekonomi Indonesia

Whats New
Sektor Transportasi Tumbuh 21,27 Persen Triwulan II-2022, Menhub: Pemulihan Sudah Terjadi

Sektor Transportasi Tumbuh 21,27 Persen Triwulan II-2022, Menhub: Pemulihan Sudah Terjadi

Whats New
Hati-hati, Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran

Hati-hati, Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Picu Kebakaran

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.