Anak Usaha Delta Dunia Makmur Raih Kontrak Baru Senilai Rp 3,2 Triliun

Kompas.com - 17/05/2022, 14:01 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), yakni PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) perusahaan tambang batu bara yang tercatat di Bursa Efek Australia (ASX) akan segera memulai layanan penambangan baru untuk Bowen Coking Coal (BCC).

Adapun untuk proyek batu bara kokas semi keras Broadmeadow East ini memiliki nilai kontrak senilai 320 dollar Australia atau setara dengan Rp 3,2 triliun untuk jangka waktu tiga tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun kontrak.

Proyek ini terletak 25 km timur laut dari kota Moranbah, di dalam Central Bowen Basin di Queensland. BUMA Australia sendiri telah beroperasi di sekitar kawasan tersebut selama 14 tahun, di proyek Goonyella milik BHP Billiton dan Mitsubishi Alliance (BMA).

Baca juga: Harga Batu Bara Acuan Mei Turun Jadi 275,64 Dollar AS Per Ton

Presiden Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk, Ronald Sutardja mengatakan, kinerja dan rekam jejak BUMA Australia telah memperkuat hubungan dengan klien existing perusahaan. Melalui proyek ini akan diharapkan produksi batu bara ROM perseroan bisa mencapai 4,8 Mtpa selama empat tahun.

“Kinerja dan rekam jejak BUMA Australia telah memperkuat hubungan dengan klien kami yang sudah ada. Kekuatan bisnis Perseroan memungkinkan kami untuk terus mencari kontrak-kontrak baru,” kata Ronald dalam siaran pers, Rabu (17/5/2022).

Ronald mengatakan, kontrak ini merupakan kontrak kedua dalam lima bulan terakhir sejak akuisisi perusahaan atas Downer Mining East pada Desember tahun lalu.

Pada 22 Februari 2022 lalu, BUMA Australia mengumumkan telah mendapatkan perpanjangan kontrak baru senilai 550 juta dollar Australia selama 5 tahun di tambang Blackwater milik BMA.

“Delta Dunia Makmur tetap berkomitmen menyediakan layanan pertambangan dari hulu ke hilir dan terus memperkuat lini bisnis di Indonesia dan Australia,” tegas Ronald.

Baca juga: Sistemnya Terintegrasi dengan ESDM, PLN Pastikan Pasokan Batu Bara Tidak Langka Lagi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.