Soal Investasi Kripto, Sandiaga Uno: Jangan Tergiur Keuntungan Saja, Bisa Jadi Ambyar

Kompas.com - 17/05/2022, 17:07 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Minat masyarakat untuk berinvestasi pada aset kripto dalam dua tahun belakangan meningkat tajam. Namun, tanpa bekal pemahaman dan ilmu yang mencukupi, maka investor akan sulit menghadapi risiko di kemudian hari.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga merupakan pebisnis sukses Sandiaga Uno berbagi tips investasi aset kripto. Menurut Sandiaga, para investor utamanya milenial jangan langsung tergiur dengan keuntungan saja, namun juga harus memperhatikan untung ruginya.

“Pahami resiko dan untung-ruginya, jangan taruh semua uang yang kita punya di satu produk investasi, termasuk crypto. Jangan mudah tergiur keuntungannya saja, karena bisa jadi ambyar,” kata Sandiaga mengutip postingan di Instagramnya, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Sandiaga Uno mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi anak – anak muda untuk berinvestasi aset kripto. Karena, saat ini kripto bisa digunakan untuk beragam transaksi, misalnya membeli mobil listrik Tesla.

“Bagi teman-teman yang mau mulai terjun di dunia investasi, sebaiknya mulai dari menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan untuk memulai secara bertahap, terukur dan terstruktur. Ini waktu yang tepat bagi anak muda bisa masuk, apalagi kini orang sudah bisa bayar pakai kripto, seperti beli mobil Tesla,” kata Sandiaga.

Baca juga: RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Sandiaga mengungkapkan, investor sangat sulit menebak pasar. Satu–satunya strategi adalah tetap berinvestasi, dan jangan pernah keluar. Hal yang perlu dilakukan saat pasar sedang lesu adalah switching portofolio.

“Jadi you never time the market, karena timing the market ini tidak akan pernah menjadi strategi investasi sukses. Jangan pernah cash out dan keluar dari investasi, yang perlu dilakukana dalah switching portofolio,” kata dia.

“Ada istilah 'never catch a falling knife'. Jadi kalau (pasar) lagi jatuh kita enggak pernah bsia menebak saat yang tepat untuk masuk ke investasi. Kita harus menunggu hingga stabil. Mungkin kita enggak bisa beli saat paling rendah, tapi kita dapat kejelasan saat (pasar) stabil,” ujar Sandiaga uno.

Baca juga: Harga Kripto Anjlok, Investor Harus Bagaimana?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.