IHSG Menguat Pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Melemah

Kompas.com - 18/05/2022, 12:35 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Rabu (18/5/2022). Hal ini berbeda dengan rupiah di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, IHSG sesi I berada pada level 6.690,63 atau naik 46,16 poin (0,69 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.644,46.

Sementara itu, terdapat 285 saham yang hijau, 215 saham merah dan 169 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 9,9 triliun dengan volume 13,8 miliar saham.

Baca juga: IHSG Lanjutkan Penguatan Pagi Ini, Rupiah Masih Lesu

Aksi beli bersih (net buy) asing siang ini tertinggi siang ini adalah Telkom Indonesia (TLKM) sebesar Rp 56,7 miliar. TLKM siang ini menguat 1,2 persen pada level Rp 4.230 per saham. Adapun total transaksi mencapai Rp 362,1 miliar dengan volume 85,4 juta saham.

Bank Negara Indonesia (BBNI) juga mencatatkan aksi beli bersih asing tertinggi setelah TLKM, senilai Rp 54,2 miliar. BBNI menguat 2,6 persen pada posisi Rp 8.675 per saham. Adapun total transaksi BBNI siang ini mencapai Rp 218,7 miliar dengan volume 25,2 juta saham.

Top gainers siang ini, Surya Esa Perkasa (ESSA) yang melesat 10,4 persen pada level Rp 1.320 per saham. Merdeka Copper Gold (MDKA) juga menguat 6,25 persen pada posisi Rp 4.760 per saham, dan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) di posisi Rp 212 per saham atau naik 6 persen.

Baca juga: IHSG Diproyeksi Bakal Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Top losers siang ini antara lain, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) yang ambles 6,9 persen pada posisi Rp 1.935 per saham. Diikuti oleh Allo Bank (BBHI) di level Rp 4.950 per saham atau terjun 6,6 persen, dan Bank Jago (ARTO) di level Rp 7.200 per saham atau melemah terkoreksi 5,2 persen.

Bursa Asia mixed dengan kenaikan Nikkei 0,69 persen, dan Strait Times 1,06 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong melemah 0,3 persen, dan Shanghai Komposit turun 0,23 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak melemah. Pukul 12.06 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.667 per dollar AS atau turun 22 poin (0,15 persen).

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 3.000 Per Gram Hari Ini, Simak Rinciannya

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Top Up OVO lewat ATM dan m-Banking dengan Mudah

Cara Top Up OVO lewat ATM dan m-Banking dengan Mudah

Spend Smart
Pengunjung Meningkat, Emiten Mal Ini Optimistis Kinerja Keuangan Membaik

Pengunjung Meningkat, Emiten Mal Ini Optimistis Kinerja Keuangan Membaik

Whats New
Pendapatan Nasional: Pengertian, Manfaat, Konsep, dan Rumusnya

Pendapatan Nasional: Pengertian, Manfaat, Konsep, dan Rumusnya

Earn Smart
Saat 'Green Energy' Tenaga Surya dan Angin Ubah Desa Energi Berdikari Cilacap dari Gelap Menjadi Terang...

Saat "Green Energy" Tenaga Surya dan Angin Ubah Desa Energi Berdikari Cilacap dari Gelap Menjadi Terang...

Whats New
G20 Sherpa Meeting ke-2 Bakal digelar di Labuan Bajo, Apa Saja yang Dibahas?

G20 Sherpa Meeting ke-2 Bakal digelar di Labuan Bajo, Apa Saja yang Dibahas?

Whats New
Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 2022, Bisa lewat HP

Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 2022, Bisa lewat HP

Earn Smart
Dapat Tambahan PMN, BUMN Diminta Bisa Memanfaatkannya Secara Optimal

Dapat Tambahan PMN, BUMN Diminta Bisa Memanfaatkannya Secara Optimal

Whats New
MenKopUKM Ajak Pelaku Seni Masuk Ekosistem Digital

MenKopUKM Ajak Pelaku Seni Masuk Ekosistem Digital

Whats New
Minat Mendaftar MyPertamina Tinggi, Warga Diharap Makin Bijak Konsumsi BBM

Minat Mendaftar MyPertamina Tinggi, Warga Diharap Makin Bijak Konsumsi BBM

Whats New
Pemerintah Berencana Kembangkan Klaster Industri Kimia di IKN

Pemerintah Berencana Kembangkan Klaster Industri Kimia di IKN

Whats New
Jangan Sampai Tertipu, Ini Syarat dan Cara Melamar Kerja di PT PLN (Persero)

Jangan Sampai Tertipu, Ini Syarat dan Cara Melamar Kerja di PT PLN (Persero)

Whats New
KAI Gandeng Operator KA Malaysia, Latih 92 Pekerja LRT Jabodebek

KAI Gandeng Operator KA Malaysia, Latih 92 Pekerja LRT Jabodebek

Whats New
Summarecon Agung Bakal Bagikan Dividen Rp 99,05 Miliar

Summarecon Agung Bakal Bagikan Dividen Rp 99,05 Miliar

Rilis
BTN Incar Tambahan Dana Murah dari Transaksi 'BTN Bisnis', Targetnya Rp 7 Triliun

BTN Incar Tambahan Dana Murah dari Transaksi "BTN Bisnis", Targetnya Rp 7 Triliun

Whats New
Kehadiran Investor Strategis Diharapkan Bisa Dongkrak Kinerja Garuda Indonesia di Masa Mendatang

Kehadiran Investor Strategis Diharapkan Bisa Dongkrak Kinerja Garuda Indonesia di Masa Mendatang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.