IHSG Naik Tipis pada Penutupan Sesi I Perdagangan, Rupiah Masih di Level Rp 14.700-an

Kompas.com - 19/05/2022, 12:44 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada Kamis (19/5/2022). Hal ini berbeda dengan rupiah di pasar spot yang melemah.

Melansir RTI, IHSG sesi I berada pada level 6.816,99 atau naik 23,58 poin (0,35 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.793,41.

Sementara itu, terdapat 168 saham yang hijau, 343 saham merah dan 158 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 10,7 triliun dengan volume 18,21 miliar saham.

Baca juga: IHSG Bakal Lanjut Menguat? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Aksi beli bersih (net buy) asing siang ini tertinggi siang ini adalah NFC Indonesia (NFCX) sebesar Rp 65,2 miliar. NFCX melonjak 14,3 persen pada level Rp 5.500 per saham. Adapun total transaksi NFCX siang ini mencapai Rp 112,1 miliar dengan volume 24,7 juta saham.

Vale Indonesia (INCO) juga mencatatkan aksi beli bersih asing tertinggi setelah NFCX, senilai Rp 59,3 miliar. INCO menguat 4,5 persen pada posisi Rp 7.425 per saham. Adapun total transaksi INCO siang ini mencapai Rp 181,6 miliar dengan volume 25,1 juta saham.

Baca juga: IHSG Diproyeksi Bakal Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Top gainers siang ini, Bank Jago (ARTO) yang melesat 16,6 persen pada level Rp 8.250 per saham. Bank Neo Commerce (BBYB) menguat 4,7 persen pada posisi Rp 1.335 per saham, dan Merdeka Copper Gold (MDKA) di level Rp 4.970 per saham atau naik 4,7 persen.

Top losers siang ini antara lain, Matahari Putra Prima (MPPA) yang ambles 6,9 persen pada posisi Rp 242 per saham. Berkah Beton Sedaya (BEBS) juga anjlok 6,8 persen di level Rp 5.100 per saham, dan Adaro Minerals (ADMR) di level Rp 2.280 atau turun 6,1 persen.

Baca juga: Soal Telkom Rugi Investasi di GoTo, Stafsus Erick Thohir: Ini Bisnis Jangka Panjang, Bedakan dengan Jiwasraya

Bursa Asia merah dengan penurunan Nikkei 1,7 persen, Strait Times 0,3 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 2,4 persen, dan Shanghai Komposit turun 0,08 persen.

Berdasarkan Bloomberg, rupiah pada tengah siang ini bergerak melemah. Pukul 12.16 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.711 per dollar AS atau turun 22 poin (0,15 persen).

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.