Produsen Alkes Ini Bakal Jual Alat Tes Covid-19 lewat "Vending Machine"

Kompas.com - 19/05/2022, 20:03 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jayatunggal Sekarmulia, produsen dan distributor alat kesehatan (alkes) meluncurkan 2 produk tes diagnostik untuk mendeteksi Covid-19 yaitu Juvara tes deteksi antigen mandiri (self test) dan C-Saliva PCR.

Direktur PT Jayatunggal Sekarmulia Michael Rusi mengaku optimistis dua produk tersebut akan tetap dilirik konsumen meskipun protokol kesehatan di Indonesia sudah mulai dilonggarkan.

"Memang sudah ada pelonggaran prokes tapi tetap saja Covid-19 masih ada. Bahkan kita juga bakal hidup berdampingan dengan virus ini. Kami ingin masyarakat kita bisa tetap menjaga kesehatannya dan mendeteksi jika terkena Covid-19, makanya kami mengeluarkan dua produk ini agar masyarakat bisa melakukan test secara mandiri," ujarnya saat peluncuran Juvara Antigen dan C-Saliva PCR di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

"Kami optimistis barang ini bakal panjang bahkan kami juga akan menargetkan produk ini dan produk alat kesehatan lainnya milik kami bisa diekspor ke 10 negara ASEAN," sambung dia.

Baca juga: E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

Lebih lanjut Michael menuturkan, Juvara self-test dan C-Saliva PCR diproduksi untuk dapat digunakan secara mandiri, tanpa rasa sakit, dan sangat aman digunakan oleh siapapun.

Dia menjelaskan, Juvara self-test adalah alat uji kualitatif immunochromatographic assay yang dirancang untuk mendeteksi protein Covid-19 secara mandiri yang dihasilkan oleh virus yang bereplikasi di area hidung (nasal).

Michael mengatakan salah satu keunggulan dari produk kesehatan ini adalah stick pengambil sampel cukup di rongga hidung, tidak perlu sampai masuk ke nasofaring sehingga lebih nyaman.

"Juvara self-test sudah diuji oleh UNPAD dengan hasil sensitivitas/spesivisitas 100 persen," bebernya.

Sementara C-Saliva merupakan viral transport medium untuk pengambilan spesimen mikrobiologi, transportasi dan penyimpanan sampel air liur untuk dianalisis dengan uji diagnostik berdasarkan asam nukleat.

Baca juga: Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Ia mengatakan keunggulan C-Saliva antara lain tidak memerlukan persiapan khusus (tidak perlu berpuasa) sebelum pengambilan spesimen, larutan bersifat inactivated untuk mengurangi risiko penularan, lebih aman dalam pengumpulan dan transportasi, aman disimpan dalam suhu ruang selama 7 hari (tidak perlu disimpan dalam pendingin) dengan kualitas tetap terjaga, dan sangat cocok untuk pengambilan spesimen anak kecil.

Michael menambahkan, sebagai upaya komprehensif mendukung langkah penanganan Covid-19 dalam hal tracing, ke depannya pihaknya akan membangun inovasi pemasaran alat-alat kesehatan termasuk Juvara Self-Test dan C-Saliva melalui vending machine.

Pada tahap awal, rencana lokasi penempatan vending machine diutamakan di area publik strategis di Ibukota, seperti di shelter MRT dan di halte busway.

Adapun kedua produk ini sudah dapat dibeli di e-commerce dan juga tersedia di retail outlet konvensional. Produk Juvara test deteksi antigen dibanderol Rp 55.000 dan C-Saliva PCR dibanderol Rp 270.000.

Baca juga: Calon Investor Bertambah, Wanaartha Life Belum Sampaikan Skema Pembayaran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.