Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anak Usaha Kimia Farma Buka 5 Lowongan Kerja untuk D-3 dan S-1, Ini Posisi yang Dicari

Kompas.com - 24/05/2022, 20:45 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Akhdi Martin Pratama

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi kamu lulusan minimal diploma (D-3) dan Sarjana (S-1) dan ingin berkarir di industri laboratorium klinik, silakan simak lowongan kerja yang satu ini.

Anak usaha PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Kimia Farma Diagnostika membuka beberapa lowongan kerja yang mungkin sedang kamu cari.

"Kimia Farma Grup sedang mencari kandidat yang memenuhi syarat dan termotivasi untuk menjadi bagian dari salah satu tim," tulis mereka dalam unggahan Instagram @lifeatkf, dikutip Kompas.com Selasa (24/5/2022).

Baca juga: BUMN Konstruksi Ini Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

PT Kimia Farma Diagnostika merupakan perusahaan yang bergerak pada jaringan pelayanan laboratorium klinik di Indonesia.

Dikutip dari laman resminya, berikut ini adalah posisi, syarat, dan cara mendaftarnya.

1. Analis Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) - Cikini

Kualifikasi:

  • Pendidikan min. D-3 Analis Kesehatan
  • Mempunyai sertifikat STR aktif
  • Usia maksimal 27 tahun
  • Memiliki pengalaman kerja lebih disukai
  • Jujur, berintegeritas, kreatif, dan komunikatif
  • Dapat bekerja di dalam tim
  • Dapat mengoperasikan Ms. Office
  • Sudah mendapatkan vaksinasi, minimal dosis 2.

2. Perawat - Pandeglang

Kualifikasi:

  • Pendidikan minimal D3 Keperawatan
  • Mempunyai sertifikat STR aktif
  • Mempunyai sertifikat keperawatan BTCLS
  • Usia maksimal 27 tahun
  • Mempunyai pengalaman yang sama
  • Ramah, menarik, aktif dan komunikatif
  • Bisa mengoperasikan komputer Microsoft Office
  • Sudah divaksin minimal dosis ke 2.

3. Marketing - Banten

Kualifikasi:

  • Pendidikan minimal D-3 / S-1 semua jurusan
  • Usia maksimal 27 tahun
  • Memiliki SIM (A/C)
  • Memiliki pengalaman sebagai marketing
  • Memiliki komunikasi yang baik dan kemampuan interpersonal
  • Bisa mengoperasikan komputer Microsoft Office
  • Sudah divaksin minimal dosis ke 2.


Baca juga: Anak BUMN Wika Buka Banyak Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

4. Perawat - Kalimantan Selatan

Kualifikasi:

  • Pendidikan minimal D3 Keperawatan
  • Mempunyai sertifikat STR aktif
  • Mempunyai sertifikat keperawatan BTCLS
  • Usia maksimal 27 tahun
  • Mempunyai pengalaman yang sama
  • Ramah, menarik, aktif dan komunikatif
  • Bisa mengoperasikan komputer Microsoft Office
  • Sudah divaksin minimal dosis ke 2.

5. Perawat - Kalimantan Tengah

Kualifikasi:

  • Pendidikan minimal D3 Keperawatan
  • Mempunyai sertifikat STR aktif
  • Mempunyai sertifikat keperawatan BTCLS
  • Usia maksimal 27 tahun
  • Mempunyai pengalaman yang sama
  • Ramah, menarik, aktif dan komunikatif
  • Bisa mengoperasikan komputer Microsoft Office
  • Sudah divaksin minimal dosis ke 2.

Bagi kamu yang beminat dapat mendaftarkan diri melalui eRecruitment PT Kimia Farma, Tbk. Kamu dapat mengakses laman berikut untuk mendaftar https://rekrutmen.kimiafarma.co.id/

Perlu diperhatikan tenggat untuk lowongan kerja perawat dan marketing adalah tanggal 26 Mei 2022. Sedangkan, tenggat untuk lowongan kerja ATLM adalah tanggal 31 Mei 2022.

Harap diperhatikan, PT Kimia Farma Tbk TIDAK PERNAH memungut biaya apapun dan/atau bekerja sama dengan travel agen manapun dalam proses perekrutan. Informasi perihal lowongan kerja yang tersedia di PT Kimia Farma Tbk dapat menghubungi (021)-3847709.

Baca juga: LPS Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Cek Syaratnya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tidak Ada 'Black Box', KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Tidak Ada "Black Box", KNKT Investigasi Badan Pesawat yang Jatuh di BSD

Whats New
Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Investasi Rp 10 Miliar, Emiten Perhotelan KDTN Siap Ekspansi Bisnis Hotel Rest Area

Whats New
Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Gandeng Binawan, RSUP dr Kariadi Tingkatkan Keterampilan Kerja Tenaga Kesehatan

Whats New
Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Stok Beras Pemerintah Capai 1,85 Juta Ton

Whats New
Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Luncurkan Starlink di Indonesia, Elon Musk Sebut Ada Kemungkinan Investasi Lainnya

Whats New
Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Lahan Kering di RI Besar, Berpotensi Jadi Hutan Tanaman Energi Penghasil Biomassa

Whats New
Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Riset IOH dan Twimbit Soroti Potensi Pertumbuhan Ekonomi RI Lewat Teknologi AI

Whats New
Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Cara Cek Penerima Bansos 2024 di DTKS Kemensos

Whats New
IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

IHSG Melemah 50,5 Poin, Rupiah Turun ke Level Rp 15.978

Whats New
Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Dari Hulu ke Hilir, Begini Upaya HM Sampoerna Kembangkan SDM di Indonesia

Whats New
Disebut Jadi Penyebab Kontainer Tertahan di Pelabuhan, Ini Penjelasan Kemenperin

Disebut Jadi Penyebab Kontainer Tertahan di Pelabuhan, Ini Penjelasan Kemenperin

Whats New
Perbankan Antisipasi Kenaikan Kredit Macet Imbas Pencabutan Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Perbankan Antisipasi Kenaikan Kredit Macet Imbas Pencabutan Relaksasi Restrukturisasi Covid-19

Whats New
KKP Tangkap Kapal Ikan Berbendera Rusia di Laut Arafura

KKP Tangkap Kapal Ikan Berbendera Rusia di Laut Arafura

Whats New
Defisit APBN Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran Dipatok 2,45 Persen-2,58 Persen

Defisit APBN Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran Dipatok 2,45 Persen-2,58 Persen

Whats New
Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Bos Bulog Sebut Hanya Sedikit Petani yang Manfaatkan Jemput Gabah Beras, Ini Sebabnya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com