LPS Bakal Panggil Bank Digital yang Tidak Transparan Soal Bunga Simpanan Tinggi

Kompas.com - 25/05/2022, 19:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meminta kepada bank, khususnya bank digital, yang memberikan bunga simpanan lebih tinggi dari tingkat bunga penjaminan LPS untuk transparan kepada nasabah.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pihaknya tidak melarang bank untuk memberikan bunga simpanan tinggi kepada nasabahnya.

Namun demikian, bank diminta untuk memberikan penjelasan kepada nasabahnya, bunga yang melebihi tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS.

Baca juga: Total Aset LPS Tembus Rp 162 Triliun, Tumbuh 15,5 Persen pada 2021

"(LPS) mewajibkan mereka memberi tahu kepada nasabahnya. Ada beberapa bank, mungkin sekarang bank digital, bunganya tinggi sekali, ya sah-sah saja, asalkan mereka transparan kepada nasabah bahwa bunga itu tidak dijamin LPS," tutur dia, dalam konferensi pers virtual, Rabu (25/5/2022).

Lebih lanjut Ia bilang, apabila bank digital tidak juga mengumumkan atau menginformasikan hal tersebut kepada nasabah, LPS akan melakukan pemanggilan terhadap bank-bank tersebut.

"Kalau bank-bank digital itu tidak mengumumkan juga, dalam waktu dekat kami akan panggil, dan kita announce bank-bank digital mana yang simpanannya tidak dijamin LPS," tutur dia.

"Kita maunya mereka transparan ke nasabah," tambah dia.

Baca juga: LPS Sebut Simpanan Orang Kaya di Bank Tumbuh Terus, Kenapa?

Bank digital sendiri sebenarnya merupakan bank umum yang dijamin LPS. Namun agar simpanan tersebut dijamin LPS, ada syarat yang harus dipenuhi yang dikenal dengan 3T.

Yakni tercatat pada pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan LPS, dan tidak menyebabkan bank menjadi bank gagal.

Seperti diketahui, tingkat bunga penjaminan yang berlaku untuk rupiah pada Bank Umum menjadi sebesar 3,50 persen dan untuk valas pada Bank Umum sebesar 0,25 persen.

Baca juga: LPS Minta Perbankan Transparan Saat Tawarkan Produk Simpanan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.