Harum Energy (HRUM) Bakal Stock Split Saham dengan Ratio 1:5, Cek Jadwalnya

Kompas.com - 28/05/2022, 11:00 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Harum Energy (HRUM) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Rencana stock split ini juga telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Mei 2022 lalu, dengan ratio 1 : 5.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham tersebut, dijelaskan, jika dalam satu saham perseroan yang pada saat ini memiliki nominal Rp 100 akan dipecah menjadi 5 (lima) saham, masing-masing dengan nilai nominal Rp 20.

Baca juga: 5 Saham Paling Cuan Sepekan, Ada Wir Asia hingga GoTo

Adapun saat ini harga saham HRUM pada penutupan Jumat (27/5/2022) adalah Rp 11.425 per saham. Apabila harga saham tersebut dipecah dengan ratio 1:5, maka perkiraan harga saham HRUM akan berada pada kisaran Rp 2.285 per saham.

Adapun jadwal pelaksanaan stock split, untuk akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi yakni pada tanggal 31 Mei 2022, dan awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi yaitu pada 2 Juni 2022.

Baca juga: Kalbe Farma, Ramayana, hingga Pizza Hut Bakal Tebar Dividen Bulan Depan, Cek Jadwalnya

Sementara itu, awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar tunai akan berlaku pada 6 Juni 2022.

Manajemen perseroan mengatakan, bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, pelaksanaan stock split akan dilaksanakan berdasarkan saldo rekening efek masing-masing pemegang saham pada akhir perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia tanggal 3 Juni 2022.

“Selanjutnya, pada tanggal 6 Juni 2022, saham dengan nominal baru hasil pelaksanaan Stock Split akan didistribusikan melalui subrekening efek masing-masing pemegang saham,” tulis manajemen.

Sementara itu, bagi pemegang saham yang sahamnya tidak masuk dalam penitipan kolektif KSEI atau sahamnya masih dalam bentuk warkat, permohonan stock split dilakukan mulai tanggal 6 Juni 2022 dengan menyerahkan asli surat kolektif saham atas nama pemegang saham dan fotokopi identitas pemegang saham kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Datindo Entrycom.

Baca juga: IHSG Sepekan Naik 2,9 Persen, Dana Asing Parkir di Pasar Modal Mencapai Rp 1,8 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.