Simak, Ini Tips Jitu UMKM Perempuan Punya Bisnis Sukses Pasca Pandemi Covid-19

Kompas.com - 02/06/2022, 12:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menghantam dunia usaha. Hantaman yang paling nyata turut dirasakan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Data Kementerian Koperasi dan UKM pada 2021 menunjukkan, sebanyak 64,5 persen dari total UMKM di Indonesia dikelola oleh kaum perempuan. Tak heran, perempuan mendapat tekanan yang paling besar saat pandemi.

Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar pelaku UMKM perempuan bangkit kembali pasca pandemi. Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami mengatakan, salah satu caranya dengan memanfaatkan teknologi digital.

Baca juga: Cerita Ani, Bermula dari Hobi, Kini Raup Puluhan Juta Rupiah dari Bisnis Kue Soes

"Jika perempuan ingin mengambil peran nyata dalam pemulihan ekonomi, maka akses dan penguasaan teknologi bagi perempuan harus ditingkatkan," kata Sri Puguh dalam tayangan webinar Peran Perempuan dalam Agenda G20, Kamis (2/6/2022).

Dia menuturkan, saat ini tidak semua UMKM memiliki pengetahuan yang cukup tentang potensi teknologi dalam meningkatkan daya saing usaha.

Hal ini disebabkan oleh kesenjangan akses terhadap teknologi yang dialami perempuan. Berdasarkan data Susenas tahun 2019, akses internet untuk kaum perempuan secara konsisten mengalami kesenjangan selama 2016-2019.

Pada 2016, pengguna internet perempuan 7,6 persen lebih sedikit dibanding laki-laki. Selisih angka ini bergeser di mana pada tahun 2017 pengguna internet perempuan 7,04 persen lebih sedikit dibanding laki-laki. Kemudian menjadi 6,34 persen pada 2018 dan 6,26 persen pada 2019.

Di sisi lain dia tak memungkiri, UMKM adalah kunci pembangunan ekonomi yang inklusif. Hal tersebut menjadi potensi yang besar untuk meningkatkan peran nyata perempuan dalam pemulihan ekonomi dunia.

Baca juga: 3 Kunci Utama Dongkrak UMKM Ala Gubernur Bank Indonesia

"Tidak bisa dipungkiri teknologi menjadi salah satu kunci dalam proses pemulihan ekonomi di masa pandemi. Setiap orang harus memahami dan secara cerdas memanfaatkan teknologi jika ingin bertahan dan bangkit setelah pandemi Covid-19," ucap dia.

Lebih lanjut Sri menuturkan, pemulihan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu isu prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia.

Salah satu side event yang juga digelar dalam Presidensi G20 Indonesia adalah G20 Empower, yaitu upaya memperkuat peran perempuan dalam masalah global.

Kemudian sejak 2015, para anggota G20 berfokus pada isu kesetaraan gender dengan membentuk organisasi resmi di bawah G20, yaitu Women20 (W20). W20 dibentuk atas kesadaran pentingnya partisipasi perempuan terutama dalam pembangunan ekonomi digital.

"Sesuai dengan tema G20, agenda W20 adalah mendorong komitmen para pemimpin negara atau pemerintahan untuk menempatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai pusat diskusi global terkait pemulihan ekonomi pasca Covid-19," sebut Sri.

Baca juga: Cerita Ayun Olah Bisnis Kue Basah sampai Buka Lapangan Kerja untuk Ibu-ibu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.