OJK Layangkan Surat Peringatan Ketiga Kepada Tim Likuidasi Dana Pensiun Union Carbide Indonesia

Kompas.com - 03/06/2022, 16:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan surat peringatan ketiga kepada tim likuidasi dana pensiun Union Carbide Indonesia.

Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Moch. Ihsanuddin mengatakan, keputusan ini diambil karena dana pensiun Union Carbide Indonesia belum menyampaikan laporan penyelesaian likuidasi.

Baca juga: Bertemu OJK dan Nasabah, Manajemen Wanaartha Life Akan Bahas Skema Pembayaran Menyeluruh

"Surat peringatan ketiga tersebut dikarenakan Tim Likuidasi Dana Pensiun Union Carbide Indonesia (Dalam Likuidasi) belum dapat mengatasi penyebab dikenakannya surat peringatan kedua," kata dia dalam surat keterangan, dikutip Kompas.com Jumat (3/6/2022).

Ia menjelaskan, surat penringatan kedua diberikan karena dana pensiun ini tidak menyampaikan laporan perkembangan penyelesaian likuidasi sampai dengan batas waktu yang diatur dalam POJK mengenai Pembubaran dan Likuidasi Dana Pensiun.

Ihsanuddin menjelaskan, dengan dikenakannya surat peringatan ketiga, tim likuidasi dana pensiun

Union Carbide Indonesia (Dalam Likuidasi) diminta untuk segera menyampaikan laporan perkembangan penyelesaian likuidasi dana pensiun.

Baca juga: IFG Bakal Kelola Dana Pensiun BUMN, Ini Kata OJK

Apabila dalam waktu 60 hari kerja sejak tanggal penetapan Surat Peringatan Ketiga Tim Likuidasi Dana Pensiun Union Carbide Indonesia (Dalam Likuidasi) belum juga menyampaikan laporan perkembangan penyelesaian likuidasi kepada OJK, Ihsanuddin bilang OJK akan menetapkan keputusan mengenai penghapusan dana pensiun dari Buku Daftar Umum.

Selain itu, OJK juga meminta kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai Dana Pensiun, Tim Likuidasi, dan Pendiri Dana Pensiun Union Carbide Indonesia (Dalam Likuidasi) kepada OJK.

Sebagai catatan surat peringatan ketiga ini ditetapkan pada tanggal 5 April 2022 dengan nomor surat S-82/NB.23/2022.

OJK diketahui juga memberikan surat peringatan ketiga kepada tiga tim likuidasi dana pensiun (dapen) lainnya.

Berarti ada empat tim likuidasi dana pensiun yang menerima surat peringatan ketiga dari OJK yakni Dapen Union Carbide Indonesia, Dapen Gula Putih Mataram, Dapen Pan System, dan Dapen Royal Indrapura.

Baca juga: OJK Jatuhkan Sanksi kepada PT Asia International Insurance Brokers

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Whats New
'Bitcoin Halving Day' Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

"Bitcoin Halving Day" Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

Whats New
Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Spend Smart
Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Whats New
Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Whats New
GOTO Pimpin Daftar Saham 'Top Losers' Pekan Ini

GOTO Pimpin Daftar Saham "Top Losers" Pekan Ini

Whats New
Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Whats New
Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Whats New
Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Whats New
Sebut Orang Indonesia Hobi Kuliner dan Jalan-jalan, Luhut Dorong Pendapatan Wisata Rp 3,2 Triliun

Sebut Orang Indonesia Hobi Kuliner dan Jalan-jalan, Luhut Dorong Pendapatan Wisata Rp 3,2 Triliun

Whats New
IHSG Sepekan Anjlok 4,34 Persen

IHSG Sepekan Anjlok 4,34 Persen

Whats New
Kunjungi Geo Dipa, EBTKE Ajak Perusahaan Pengembang Panas Bumi Bersinergi

Kunjungi Geo Dipa, EBTKE Ajak Perusahaan Pengembang Panas Bumi Bersinergi

Whats New
Nasib Pembeli Meikarta, Lunas Dibayar, Apartemen Tak Kunjung Jadi

Nasib Pembeli Meikarta, Lunas Dibayar, Apartemen Tak Kunjung Jadi

Whats New
Watsons Beri Promo Diskon hingga 70 Persen lewat 'Watsons 12.12 Year End Salebration'

Watsons Beri Promo Diskon hingga 70 Persen lewat "Watsons 12.12 Year End Salebration"

Whats New
Emas Antam Kembali Naik, Betah di Harga Rp 1 Juta Per Gram, Simak Rinciannya

Emas Antam Kembali Naik, Betah di Harga Rp 1 Juta Per Gram, Simak Rinciannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.