Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio, sebagai bagian dari KG Radio Network yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

Banyak Startup Lakukan PHK, Apa Alasannya?

Kompas.com - 08/06/2022, 12:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh: Alifia Putri Yudanti dan Brigitta Valencia Bellion

KOMPAS.com - Baru-baru ini, berbagai platform media sosial ramai membahas perusahaan startup yang secara besar-besaran mem-PHK para karyawannya. Isu ini pun muncul kembali setelah dua tahun lalu, yaitu awal mula hadirnya pandemi Covid-19 yang berimbas ke banyak sektor.

Salah satu perusahaan rintisan yang menjadi sorotan adalah Zenius. Perusahaan rintisan berbasis teknologi dan edukasi ini menjadi sorotan karena telah memutus hubungan kerja dengan lebih dari 200 karyawannya.

Dalam siniar Obsesif musim kelima bertajuk “Ini Alasan Perusahaan Layoff Pekerja”. Mincot, admin HRD Bacot, pun menjelaskan lebih lanjut perihal alasan perusahaan rintisan ini ramai-ramai melakukan layoff atau PHK.

Apa itu PHK?

PHK yang merupakan singkatan dari Pemutusan Hubungan Kerja adalah pemberhentian status kekaryawanan oleh perusahaan karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha.

Ada beberapa hal yang menyebabkan PHK ini terjadi, seperti implementasi teknologi terbaru dan pengunduran diri sukarela. Akan tetapi, biasanya karena penurunan pendapatan secara drastis sehingga mau tak mau membuat perusahaan melakukan penghematan.

Baca juga: Kuliah Sambil Kerja, Apakah Bisa Seimbang?

Sementara itu, yang dilakukan oleh para perusahaan rintisan adalah karena adanya efisiensi tenaga kerja. Menurut Mincot, hal ini dilakukan oleh perusahaan tersebut karena diprediksi mereka tak mampu membayar para karyawan sebelum terjadinya krisis.

Meskipun begitu, keputusan ini bukan dilakukan dengan sembarangan. Justru, PHK biasanya adalah pilihan terakhir yang perusahaan punya.

Sebelum memutuskan untuk mem-PHK karyawannya, perusahaan bisa saja melakukan usaha, seperti menghentikan perekrutan terbuka, efisiensi biaya nonoperasional karyawan dan menjual aset.

Jika tiga usaha itu tak mampu membantu, baru setelah itu perusahaan harus melakukan PHK dan penutupan secara permanen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.