LPS: Permodalan dan Likuiditas Terjaga, Kinerja Sektor Perbankan Terus Membaik

Kompas.com - 09/06/2022, 14:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, industri perbankan terus menunjukkan performa yang sangat meyakinkan, seiring dengan berlanjutnya tren pertumbuhan ekonomi dan terjaganya permodalan dan likuiditas perbankan.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, permodalan perbankan selama pandemi hingga saat ini masih solid dengan rasio CAR per April 2022 mencapai 24,32 persen.

"Per April 2022, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 10,11 persen YoY dan kredit tumbuh sebesar 9,10 persen year on year (yoy)," ujar dia, dalam keterangannya, dikutip Kamis (9/6/2022).

Dari sisi risiko, rasio kredit macet atau non performing loang (NPL) gross juga terus menunjukkan perbaikan dari kondisi di masa pandemi yang sempat mengalami kenaikan di atas 3 persen, di mana per April 2022, gross NPL berada di level 3,00 persen.

Baca juga: LPS: Literasi Keuangan Kurang Bagus, Banyak Rakyat Tertipu Investasi Bodong

“Kondisi fundamental perbankan yang kuat tersebut tidak lepas dari sinergi di dalam KSSK dalam menciptakan bauran kebijakan yang menjaga industri perbankan tetap stabil,” kata Prubaya.

Sementara itu, dari sisi suku bunga simpanan maupun suku bunga kredit, Purbaya menjelaskan, sejak Februari 2021 hingga Mei 2022, seiring dengan kebijakan penurunan tingkat bunga penjaminan, suku bunga deposito 1 dan 3 bulan terpantau masih mengalami penurunan meskipun penurunannya semakin melambat.

Hal tersebut menurutnya turut berkontribusi dalam penurunan cost of fund perbankan, sehingga mendukung penurunan suku bunga kredit.

“Tren penurunan tingkat bunga penjaminan ini sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan bank sentral. Dalam kebijakannya, LPS terus bersinergi dengan bank sentral selaku otoritas kebijakan moneter untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional," tutur dia.

"Perkembangan likuiditas yang tetap longgar memberikan ruang yang cukup bagi perbankan untuk mengelola biaya dana atau suku bunga simpanan di level yang rendah," tambah Purbaya.

Lebih lanjut Ia bilang, jika dibandingkan dengan beberapa negara Asia Tenggara, suku bunga kredit di Indonesia masih merupakan yang tertinggi.

"Hal ini mengindikasikan adanya ruang untuk perbaikan struktur perbankan di Indonesia agar dapat beroperasi dengan lebih efisien," ucapnya.

Baca juga: Per April 2022, Restrukturisasi Kredit Perbankan Mencapai Rp 606,39 Triliun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Whats New
'Bitcoin Halving Day' Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

"Bitcoin Halving Day" Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

Whats New
Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Spend Smart
Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Whats New
Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Whats New
GOTO Pimpin Daftar Saham 'Top Losers' Pekan Ini

GOTO Pimpin Daftar Saham "Top Losers" Pekan Ini

Whats New
Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Whats New
Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Whats New
Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Whats New
Sebut Orang Indonesia Hobi Kuliner dan Jalan-jalan, Luhut Dorong Pendapatan Wisata Rp 3,2 Triliun

Sebut Orang Indonesia Hobi Kuliner dan Jalan-jalan, Luhut Dorong Pendapatan Wisata Rp 3,2 Triliun

Whats New
IHSG Sepekan Anjlok 4,34 Persen

IHSG Sepekan Anjlok 4,34 Persen

Whats New
Kunjungi Geo Dipa, EBTKE Ajak Perusahaan Pengembang Panas Bumi Bersinergi

Kunjungi Geo Dipa, EBTKE Ajak Perusahaan Pengembang Panas Bumi Bersinergi

Whats New
Nasib Pembeli Meikarta, Lunas Dibayar, Apartemen Tak Kunjung Jadi

Nasib Pembeli Meikarta, Lunas Dibayar, Apartemen Tak Kunjung Jadi

Whats New
Watsons Beri Promo Diskon hingga 70 Persen lewat 'Watsons 12.12 Year End Salebration'

Watsons Beri Promo Diskon hingga 70 Persen lewat "Watsons 12.12 Year End Salebration"

Whats New
Emas Antam Kembali Naik, Betah di Harga Rp 1 Juta Per Gram, Simak Rinciannya

Emas Antam Kembali Naik, Betah di Harga Rp 1 Juta Per Gram, Simak Rinciannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.