Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pabrik Makanan Minuman Patungan RI-Jepang Resmi Beroperasi di Bogor, Komitmen Serap Bahan Baku Lokal

Kompas.com - 09/06/2022, 15:49 WIB
Aprillia Ika

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan patungan (joint venture) Kelompok Usaha Gobel dengan Chateraise Group asal Jepang, PT Chateraise Indonesia Manufacturing, resmi mengoperasikan pabrik makanan minuman di Citeurup, Bogor, Jawa Barat.

Pabrik makanan dan minuman ini bakal menyerap semua bahan baku produknya dari peternak dan petani lokal.

"Dengan berdirinya pabrik ini, memberi peluang bagi kami untuk meningkatkan kerja sama dengan petani dan peternak untuk menghasilkan bahan baku yang berkualitas tinggi,” kata Direktur PT Chaterase Indonesia Manufacturing, Regi Datau usai acara Grand Launching Pabrik Chateraise, di Citeurup, Rabu (8/6/2022), melalui rilis.

Baca juga: Kemenperin Sebut Ekspor Industri Makanan dan Minuman Melonjak 52 Persen

Melalui konsep Farm Factory, Chateraise melakukan kolaborasi dengan petani dan peternak, dan sekaligus melakukan transfer teknologi untuk menghasilkan produk bahan baku yang berkualitas dan alami.

Sementara Kelompok Usaha Gobel bukanlah pemain baru di industri makanan dan minuman. Melalui PT Gobel Dharma Sarana Karya yang didirikan pada 1977, kelompok usaha ini dikenal sebagai salah satu penyuplai makanan terbesar untuk pabrik, rumah sakit, perusahaan pengeboran minyak, dan usaha lainnya.

Baca juga: Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Dengan demikian, kerja sama Chateraise-Gobel didasari oleh mutual trade benefit, dimana pada awalnya sepenuhnya menggunakan produk Chateraise Jepang untuk dijual di Indonesia, dan kemudian dilanjutkan mendirikan pabrik di Indonesia.

“Grand Opening ini adalah bukti keseriusan dan komitmen Chateraise-Gobel dalam meningkatkan investasi dan keinginan untuk mengembangkan kolaborasi dengan petani dan peternak di Indonesia. Melalui konsep Farm Factory, kehadiran pabrik ini tentu juga akan berupaya keras untuk memberi dampak positif bagi petani dan peternak,” kata Regi.

Baca juga: Ajak Jepang Investasi di IKN, Rachmat Gobel: Kita Utamakan Heart to Heart Bukan Pocket to Pocket

Kinerja perusahaan

Toko pertama Chateraise di Indonesia dibuka tahun 2017 di Senayan City Jakarta, di bawah bendera PT Chateraise Gobel Indonesia. Hingga saat ini jumlah toko telah berkembang hingga 12 toko di Jakarta, yang akan terus dikembangkan hingga 100 toko pada 3-5 tahun ke depan, termasuk ke beberapa kota lainnya di Indonesia.

Ini adalah bagian dari lebih kurang dari 670 jaringan oulet Chateraise di Jepang dan sejumlah lebih dari 150 outlet di berbagai negara.

Pabrik Chateraise di Indonesia ini merupakan pabrik kedua di luar Jepang, setelah sebelumnya membuka pabrik di Belanda. Kehadiran pabrik ini, merupakan upaya Chateraise-Gobel untuk menghadirkan produk Japan Quality, Made Locally dan Harga Terjangkau, dengan memanfaatkan bahan baku lokal.

Melihat kinerja dalam lima tahun ini, serta potensi pasar yang begitu besar ke depan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, Regi yakin dan optimis kerja sama Chateraise–Gobel akan mampu meningkatkan peranannya dalam industri makanan dan minuman nasional. Tahun ini Chateraise-Gobel berhasil meningkatkan penjualan 200 persen dibanding penjualan tahun sebelumnya.

Saat ini Chateraise Indonesia telah menyerap tenaga kerja lokal, baik dari SMK-SMK di sekitar pabrik maupun lulusan program pemagangan di Jepang yang diselenggarakan oleh Yayasan Matsushita Gobel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jelang Libur 'Long Weekend', KCIC Tawarkan Tiket Whoosh Mulai Rp 150.000

Jelang Libur "Long Weekend", KCIC Tawarkan Tiket Whoosh Mulai Rp 150.000

Whats New
Garuda Alihkan 2 Pesawat untuk Angkutan Haji, 100 Penerbangan Terdampak

Garuda Alihkan 2 Pesawat untuk Angkutan Haji, 100 Penerbangan Terdampak

Whats New
BPR yang Mau Melantai di Bursa Wajib Penuhi Ini

BPR yang Mau Melantai di Bursa Wajib Penuhi Ini

Whats New
Harga Emas Terbaru 21 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 21 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 16,43 Juta Sepanjang Mei 2024

Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Tembus 16,43 Juta Sepanjang Mei 2024

Whats New
BPR Bangkrut karena Kecurangan Pengurus, Ini Upaya OJK

BPR Bangkrut karena Kecurangan Pengurus, Ini Upaya OJK

Whats New
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Selasa 21 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Selasa 21 Mei 2024

Spend Smart
Siapkan RAPBN 2025, Sri Mulyani: Kita Terus Berkomunikasi dengan 'Orang' Prabowo

Siapkan RAPBN 2025, Sri Mulyani: Kita Terus Berkomunikasi dengan "Orang" Prabowo

Whats New
Ekonom Sebut Ada Potensi Rp 10.529 Triliun ke PDB dari Energi Terbarukan Berbasis Komunitas

Ekonom Sebut Ada Potensi Rp 10.529 Triliun ke PDB dari Energi Terbarukan Berbasis Komunitas

Whats New
IHSG Awal Sesi Fluktuatif, Rupiah Melemah Tembus Level Rp 16.033

IHSG Awal Sesi Fluktuatif, Rupiah Melemah Tembus Level Rp 16.033

Whats New
Menaker Ida Sebut Program Desmigratif Layak Dilanjutkan

Menaker Ida Sebut Program Desmigratif Layak Dilanjutkan

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BRI

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di Bank Mandiri hingga BRI

Whats New
Kemenhub Pastikan Pesawat Haji yang Terbakar di Makassar Punya Sertifikat Laik Terbang

Kemenhub Pastikan Pesawat Haji yang Terbakar di Makassar Punya Sertifikat Laik Terbang

Whats New
Kala Tiga Kementerian Saling Tuding soal Penumpukan Kontainer di Pelabuhan

Kala Tiga Kementerian Saling Tuding soal Penumpukan Kontainer di Pelabuhan

Whats New
Harga Bahan Pokok Selasa 21 Mei 2024: Daging Ayam Naik, Daging Sapi Turun

Harga Bahan Pokok Selasa 21 Mei 2024: Daging Ayam Naik, Daging Sapi Turun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com