[POPULER MONEY] Layanan Kelas BPJS Kesehatan Bakal Dilebur | Indonesia Ekspor Ayam ke Singapura | Jokowi: Saya yang Didemo...

Kompas.com - 11/06/2022, 06:30 WIB
Penulis Aprillia Ika
|

1. Layanan Kelas Bakal Dilebur, Bos BPJS Kesehatan Buka Suara

Program kelas rawat inap standar (KRIS) rencananya akan diberlakukan mulai Juli 2022.

Program ini rencananya akan menghapuskan layanan kelas 1, 2, dan 3 dari Badan Penyelanggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjadi satu.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan, program KRIS tersebut memang rencananya akan diuji coba pada tahun 2022 ini. Namun begitu, ia menyampaikan saat ini proses standarisasi kelas masih dalam perumusan konsep.

"Apakah cukup dengan 12 kriteria fisik atau lebih ke arah esensial seperti akses dokter dan obat. Maka, DPR Komisi IX mendesak untuk adanya penyamaan definisi dan kriteria serta roadmap pentahapan yang lebih rinci," kata Ali kepada Kompas.com, Jumat (10/6/2022).

Terkait dengan besaran iuran BPJS Kesehatan, ia mengisyaratkan sampai dengan tahun 2024 besarannya tidak akan naik.

Selengkapnya klik di sini

2. Gantikan Malaysia, Indonesia Bakal Ekspor Ayam ke Singapura

Indonesia berencana mengekspor ayam ke Singapura. Ekspor ini dilakukan untuk "menggantikan" Malaysia yang mulai menyetop ekspor ayam ke Negeri Singa itu.

Rencana tersebut diungkap langsung oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono pada Jumat (10/6/2022).

"Kami diskusi rencana kita mendorong ekspor chicken ke Singapura. Ini masih awal sekali, dan nanti ada hubungannya dengan krisis global ini," kata Susiwijono di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Susiwijono menuturkan, ditutupnya keran ekspor ayam dari Malaysia ke Singapura menjadi peluang bagus bagi Indonesia. Apalagi saat ini, Indonesia mengalami suplai berlebih (over supply) ayam petelur.

Selengkapnya klik di sini.

3. Jokowi: Bapak, Ibu yang Menyampaikan "Lanjutkan", Saya yang Didemo...

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada para kader-kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) agar tidak sembarang berucap kalimat "melanjutkan". Terlebih lagi akan memasuki tahun politik.

Kalimat "lanjutkan" ini diserukan oleh Ketua Umum Hipmi Mardani H. Maming dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-50 Hipmi.

"Tadi banyak yang menyampaikan lanjutkan, lanjutkan, hati-hati ini tahun politik. Bapak/ibu yang menyampaikan 'lanjutkan, lanjutkan', saya yang didemo. Kan kejadiannya sudah terjadi," kata Jokowi yang hadir dalam HUT tersebut, di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Selengkapnya klik di sini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.