Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut Sambut Kunjungan Menlu Bosnia, Ini yang Dibahas

Kompas.com - 11/06/2022, 16:30 WIB
Ade Miranti Karunia,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada Jumat (10/6/2022) kemarin, menerima kunjungan dari Menteri Luar Negeri Bosnia dan Herzegovina, Bisera Turkovic langsung di kediaman pribadi Luhut di Bali.

Pertemuan keduanya tak lain membahas mengenai investasi, mulai dari pertanian hingga sektor pertahanan. Pertemuan ini diunggah Luhut melalui media sosial Instagram dan Facebooknya.

"Karena itulah hari ini saya dan Dr. Bisera berdiskusi membahas peluang investasi dan perdagangan kedua negara di sektor pertahanan, dan pertanian, dan lain-lain. Saya dan Dr. Bisera juga menakar sektor-sektor mana yang potensial untuk kami eksplorasi," katanya dalam keterangan sosmednya, Sabtu (11/6/2022).

Baca juga: Audit Harga Migor, Luhut Bidik Perusahaan Sawit Besar yang Kantor dan Pemiliknya di Luar Negeri

Dari percakapan tersebut, Luhut bilang, Bosnia berencana ingin berinvestasi di Indonesia. Kali ini, sektor pertahanan dilirik oleh negara ini untuk mengembangkan di Indonesia.

"Melihat potensi investasi, saya melihat kemungkinan bisnis di Indonesia untuk berpartisipasi dalam proyek Infrastruktur Kemitraan Publik-Swasta Bosnia dan Herzegovina. Sebagai mantan prajurit militer, saya senang ketika mendengar dari beliau bahwa kedua negara sahabat ini berkomitmen untuk menindaklanjuti usulan kerja sama industri strategis, khususnya dalam pertukaran keahlian militer dalam produksi amunisi," sambung dia.

Baca juga: Saat Luhut Merasa Jadi Sasaran Tembak Polemik Harga Tiket Candi Borobudur

Kepada Bisera, mantan Jenderal Kopassus ini bilang, bahwa iklim investasi Indonesia semakin kondusif. Ini dibuktikan banyak negara maju yang saat ini tertarik menanamkan modalnya ke Indonesia. Selain itu, keduanya saling bertukar pandangan mengenai stabilitas kawasan di Eropa.

"Dari diskusi kami sore ini, saya berpendapat Dr. Bisera bisa menjadi sahabat yang dapat memberikan masukan strategis mengenai kawasan Eropa tenggara mengingat bahwa Bosnia dan Herzegovina dengan Indonesia punya kesamaan yaitu sama-sama negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam," tutur Luhut.

Baca juga: Kumpulkan Pengusaha dan Asosiasi Minyak Goreng di Bali, Ini yang Disampaikan Luhut

Sebelum berpamitan, sambung dia, Bisera menilai Indonesia akan selalu jadi mitra kunci bagi Bosnia dan Herzegovina, bukan hanya dalam politik dan sosial budaya, tetapi juga mitra strategis di sektor ekonomi.

"Beliau juga mengundang saya untuk berkunjung ke Bosnia dan berjanji akan menjamu kami dengan masakan kambing khas Bosnia dan Herzegovina yang kabarnya terkenal lezat itu," ucap Luhut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com