Kapolri Bagikan 1.500 Sembako ke Buruh Jabar Terdampak Pandemi

Kompas.com - 11/06/2022, 23:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.500 paket sembako dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diberikan kepada buruh yang terdampak pandemi Covid-19. Kali ini sasarannya adalah buruh yang berada di Jawa Barat.

Paket sembako secara simbolis diserahkan langsung oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bariza Sulfi kepada Ketua DPD KSPSI Provinsi Jawa Barat Roy Jinto Ferianto di Mapolda Jabar, Jumat (10/6/2022).

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengucapkan terima kasih banyak kepada Kapolri atas bantuan paket sembako kepada pekerja yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terdampak Covid-19.

"Bantuan ini sangat berarti bagi pekerja khususnya untuk buruh di Provinsi Jabar," kata Andi, dikutip Sabtu (10/6/2022).

Baca juga: Harga Daging Sapi Naik Jadi Rp 148.205 Per Kilogram, Simak Harga Sembako Hari Ini

Andi Gani yang juga pimpinan buruh ASEAN (ATUC) ini menjelaskan, kegiatan pembagian paket sembako merupakan lanjutan kerja sama antara Polri, KSPSI, PT Fajar Surya Wisesa, dan Ajaib Group sejak awal Maret lalu.

Berbarengan dengan pelaksanaan vaksinasi booster presisi.

"Sudah 67.000 paket sembako yang telah didistribusikan bagi pekerja di seluruh Indonesia, hari ini giliran pekerja anggota KSPSI di Provinsi Jabar," ujarnya.

Baca juga: Ekonom: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Tak Berpengaruh Signifikan ke Inflasi, tapi...

Ketua DPD KSPSI Jabar Roy Jinto Ferianto mengapresiasi atas bantuan dari Kapolri kepada buruh. Ia berharap bantuan ini dapat mengurangi beban dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri atas bantuan sembako yang diberikan. Kami berharap bantuan sembako ini dapat mengurangi krisis yang dialami buruh terutama di wilayah Jabar," ucapnya.

Roy bilang, sejauh ini sinergitas Polri dan DPD KSPSI Jabar sudah terjalin dengan baik. Sehingga kondusivitas buruh di Jabar terjaga.

"Semoga bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban para buruh yang terdampak Covid-19. Terlebih dengan banyaknya yang dirumahkan maupun di PHK," harapnya.

Baca juga: Soal Status Pandemi ke Endemi, Luhut: Kita Tunggu Dulu 2 Bulan Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.