IHSG Masih Akan Melemah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 14/06/2022, 07:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah pada Selasa (14/6/2022). IHSG Senin (14/6/2022) ditutup turun 91,2 poin (1,29 persen) pada level 6.995,44.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan, secara teknikal candlestick indeks membentuk lower high dan lower low dengan indikator stochastic melebar setelah membentuk deadcross.

“Pola ini mengindikasikan potensi pelemahan. Pergerakan akan terbatas dikarenakan menanti kenaikan suku bunga The Fed di tengah pekan ini,” kata Dennies dalam rekomendasinya.

Baca juga: IHSG Ditutup Turun 1,29 Persen, Rupiah Ikut Melemah

Dennies memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak resistance di level 7.019 sampai dengan 7.043 dan support pada level 6.899 hingga 6.947.

Founder WH Project William Hartanto mengatakan, tren pelemahan IHSG masih terjadi hari ini, meskipun net buy asing dan pola doji yang terbentuk di posisi bawah mengindikasikan potensi rebound.

Dia mengarakan, jika hari ini pergerakan IHSG terjadi penguatan, sampai setidaknya menutup gap yang terbentuk pada perdagangan kemarin, bisa dimanfaatkan untuk sell on strength.

“Hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 6.860 – 7.051. Beberapa saham yang bisa direkomendasikan secara teknikal, yakni ENAK, BNLI, RMKE, PNBN, SGER, ASII, dan ICBP,” kata William.

Lalu, bagaimana dengan saham – saham yang bisa dicermati pada perdagangan hari ini? Simak rekomendasi saham teknikal dari dua perusahaan sekuritas ini:

1. Artha Sekuritas
BSDE entry level 910 - 930, TP 950 - 970, stop loss 900
MIKA entry level 2.680 – 2.720, TP 2.780 – 2.830, stop loss 2.660
TBIG entry level 2.840 – 2.880, TP 2.950 – 3.000, stop loss 2.820

2. Pilarmas Investindo
ASII last price 7.025, support 6.825, resistance 7.225
KLBF last price 1.625, support 1.580, resistance 1.685
AMRT last price 1.770, support 1.725, resistance 1.820, TP 1.950 - 2.070, Exit 1.650

3. BNI Sekuritas
BBRI rekomendasi buy 4.250 - 4.300, TP 4.400 - 4.470 stop loss di bawah 4.150 - 4.060.
GOTO rekomenasi buy 372-378, TP 394 - 404 stop loss di bawah 360 - 350.
KLBF rekomendasi buy di atas 1.625, TP 1.680 - 1.700 stop loss di bawah 1.560

Baca juga: Wall Street Jatuh, Saham–saham Teknologi Berguguran

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Holding ID Survey Diharapkan Jadi 'Top 5 Leader' di Asia Pasifik

Holding ID Survey Diharapkan Jadi "Top 5 Leader" di Asia Pasifik

Rilis
Harga BBM Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Bansos

Harga BBM Bakal Naik, Pemerintah Siapkan Bansos

Whats New
Pegawai Alfamart Minta Maaf Sebar Video Pencuri Cokelat, Hotman Paris: Jangan Minta Maaf Kalau Tak Bersalah

Pegawai Alfamart Minta Maaf Sebar Video Pencuri Cokelat, Hotman Paris: Jangan Minta Maaf Kalau Tak Bersalah

Whats New
BPS Soroti Kenaikan Nilai Ekspor Tidak Disertai Peningkatan Volume yang Signifikan

BPS Soroti Kenaikan Nilai Ekspor Tidak Disertai Peningkatan Volume yang Signifikan

Whats New
Sudah 620.000 Kendaraan Daftar MyPertamina, Mayoritas Pengguna Pertalite

Sudah 620.000 Kendaraan Daftar MyPertamina, Mayoritas Pengguna Pertalite

Whats New
IHSG Ditutup Melemah 0,5 Persen ke 7.093,28

IHSG Ditutup Melemah 0,5 Persen ke 7.093,28

Whats New
Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,5 Persen, 1 Dollar AS Setara Rp 14.742

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,5 Persen, 1 Dollar AS Setara Rp 14.742

Whats New
Erick Thohir Wanti-wanti soal Ancaman Krisis Pangan

Erick Thohir Wanti-wanti soal Ancaman Krisis Pangan

Whats New
Syarat Naik Pesawat Terbaru Berlaku 11 Agustus: Belum Vaksin Booster Wajib Tes PCR

Syarat Naik Pesawat Terbaru Berlaku 11 Agustus: Belum Vaksin Booster Wajib Tes PCR

Whats New
RUU P2SK Dinilai Jadi Harapan Baru bagi Unit Usaha Syariah

RUU P2SK Dinilai Jadi Harapan Baru bagi Unit Usaha Syariah

Whats New
Kiat Berani Berkomunikasi dengan Atasan

Kiat Berani Berkomunikasi dengan Atasan

Whats New
Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Ini 6 Rekomendasi agar Pemerintah Kurangi 'Backlog'

Kebutuhan Rumah Masih Tinggi, Ini 6 Rekomendasi agar Pemerintah Kurangi "Backlog"

Whats New
PKWT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Begini Penjelasannya

PKWT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Begini Penjelasannya

Work Smart
Utang Luar Negeri RI di Kuartal II 2022 Kembali Turun, Kini Jadi 403 Miliar Dollar AS

Utang Luar Negeri RI di Kuartal II 2022 Kembali Turun, Kini Jadi 403 Miliar Dollar AS

Whats New
Efektifkan Revisi Perpres 191 Tekan Konsumsi Pertalite-Solar yang Kuotanya Kian Menipis?

Efektifkan Revisi Perpres 191 Tekan Konsumsi Pertalite-Solar yang Kuotanya Kian Menipis?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.