Felix Wijaya
Business Analyst

Pemerhati dan penggiat ekonomi

Bubble Burst pada Startup

Kompas.com - 14/06/2022, 13:33 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

4. Profit-Taking

Setelah terjadinya euphoria karena meningkatnya harga, masuklah ke tahap Profit-Taking. Di sini para investor melakukan penjualan aset investasinya untuk mengambil keuntungan.

Para investor yang cerdas akan menangkap sinyal apabila gelembung hampir meledak.

5. Panic

Ketika gelembung sudah pecah, maka terbentuk tahap panik. Harga aset yang tadinya sudah over valuaded akan menukik tajam. Para investor harus berhadapan dengan jatuhnya nilai kepemilikan aset.

Mereka akan segera berlomba mencairkan aset dengan harga berapa pun, sebelum menjadi penurunan aset yang lebih dalam.

Sejarah bubble burst pernah terjadi, antara lain:

1. Dot-com Bubble Burst (1990-2000)

Pada tahun 1990-an, dot-com Bubble Burst dapat dibilang salah satu peristiwa crash pasar saham terparah dalam sejarah Amerika Serikat.

Ketika internet mulai berkembang (booming) pesat di Amerika Serikat pada pertengahan 1990-an, mulai muncul banyak perusahaan teknologi yang memanfaatkan internet.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.