Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/06/2022, 01:44 WIB
Siti Maghfirah

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan perdagangan uang kripto, Coinbase melakukan PHK besar-besaran terhadap karyawannya. Total karyawan yang diberhentikan mencapai sekitar seperlima dari 5000 tenaga kerjanya yakni 1100 orang.

Dikutip dari CNBC, tindakan ini diambil oleh perusahaan setelah saham Coinbase turun hingga 79 persen di tahun ini. Terdapat pula penurunan pendapatan mencapai 27 persen dibandingkan tahun lalu.

CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan adanya kemungkinan resesi dan peningkatan efisiensi.

“Meskipun sulit untuk memprediksi ekonomi atau pasar, kami selalu merencanakan kemungkinan terburuk sehingga kami dapat mengoperasikan bisnis dalam kondisi apapun.” ujarnya.

Baca juga: Harga Bitcoin Turun ke Level Rp 319 Juta Per Keping, Cek Harga Kripto Hari Ini

Coinbase awalnya mengatakan akan menghentikan perekrutan karyawan baru. Menurut Armstrong, biaya karyawan perusahaan terlalu tinggi untuk mengelola pasar yang tidak dapat diprediksi tersebut secara efektif.

Namun perusahaan yang berbasis di San Fransisco tersebut memastikan bahwa karyawan yang di-PHK akan mendapatkan akses ke pusat-pusat pelatihan kerja, untuk bisa menemukan pekerjaan baru di industri yang sama.

Coinbase sebenarnya bukan perusahaan aset kripto pertama yang mengambil langkah ini. Sebelumnya perusahaan pemberi pinjaman kripto, BlockFi juga telah memecat 20 persen karyawannya.

Seperti diketahui, pasar kripto memang sedang mengalami masa-masa sulit. Sebut saja Bitcoin yang telah turun nilainya hingga 55 persen dalam enam bulan ke angka 22.000 dolar AS. Yang terparah ada Terra Luna yang sempat mengalami masa kejayaan dengan harga per kepingnya senilai Rp 1,7 juta. Namun, kini harga luna telah anjlok menjadi Rp 34.000.

Baca juga: Bitcoin Kembali Turun, Kapitasisasi Pasar Kripto Makin Menciut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com