[POPULER MONEY] BRI Digugat Nasabah Rp 5 M | Sri Mulyani Kesal Pemda "Lelet" | Penumpang Lion Air Bercanda Bawa Bom

Kompas.com - 17/06/2022, 05:23 WIB
Penulis Aprillia Ika
|

1. Digugat Rp 5 Miliar karena Diduga Hilangkan Dokumen Nasabah, Ini Respons BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI buka suara terkait gugatan yang diajukan seorang nasabah perseroan Unit Cabang Lewoleba bernama Irwan Tihurua.

Penggugat meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lembata menghukum BRI Unit Cabang Lewoleba untuk membayar ganti rugi materil dan imateril sebesar Rp 5 miliar, karena diduga telah menghilangkan dokumen yang disimpan di bank.

Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Cabang BRI Larantuka Hendra Ima Sasmit mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti aduan dan permintaan nasabah tersebut dan secara persuasif telah menyampaikan kepada nasabah atas keberadaan dokumennya.

"Saat ini tengah dilakukan validasi terkait keberadaan berkas tersebut," kata dia, dalam keterangannya, Rabu (15/6/2022).

Lebih lanjut Ia mengklaim, pihaknya juga telah melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk dapat menerbitkan kembali dokumen nasabah yang bersangkutan.

"Namun demikian, terdapat kendala dalam proses penerbitan dokumen karena nasabah yang tidak bersedia datang langsung ke pihak berwajib untuk melaporkan kehilangan tersebut," tutur Hendra.

Selengkapnya klik di sini

2. Sri Mulyani Kesal Pemda "Lelet", Dana Daerah Rp 200 Triliun Mengendap Sia-sia di Bank

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menampakkan kekesalannya kepada Pemerintah Daerah (Pemda) lantaran belanja modal terlampau lelet.

Dia bahkan melontarkan kata "ironis", karena pemerintah pusat selalu melakukan transfer ke daerah namun realisasi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur dasar sangat minim.

Alih-alih merealisasikan belanja, Pemda lebih suka menaruh uangnya di bank. Kekesalan itu ia utarakan saat memberikan arahan kepada Gubernur/Walikota di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (16/6/2022).

"Bukan karena enggak ada uangnya, transfer kami ke daerah itu rutin. Memang ada beberapa persyaratan, tapi tetap daerah sekarang itu masih punya Rp 200 triliun di bank. Jadi ini, kan, menggambarkan ada ironis. Ada resources, ada dananya, tapi enggak bisa dijalankan," kata Sri Mulyani.

Selengkapnya klik di sini

3. Penjelasan Lion Air soal Insiden Mantan Bupati Buton Selatan Diturunkan dari Pesawat

Mantan Bupati Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, La Ode Arusani diturunkan dari pesawat Wings Air IW-1307 pada Selasa (14/6/2022) karena bercanda membawa bom di pesawat.

Lion Air Group mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi di Bandara Betoambari Baubau, Sulawesi Tenggara.

Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, kejadian bermula saat penumpang tersebut menyampaikan ke pramugari bahwa terdapat bom pada tas yang dibawanya.

Mendengar hal itu, pramugari yang bertugas langsung berkoordinasi dengan pilot dan petugas keamanan atau Aviation Security.

"Berdasarkan interogasi awal, penumpang mengaku hanya bercanda," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/6/2022).

Sesuai peraturan penerbangan, penumpang tersebut harus diturunkan oleh pihak yang berwenang dan tidak boleh mengikuti penerbangan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.

"Penumpang tersebut tidak diikutkan pada penerbangan guna pemeriksaan oleh pihak berwenang," kata dia.

Selengkapnya klik di sini

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.